GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Disdik Batam “JADI SOROTAN”

×

Disdik Batam “JADI SOROTAN”

Sebarkan artikel ini

BATAM (SK) — Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Batam masih terus saja menjadi sorotan warga masyarakat Kota Batam, terutama bagi para orang tua murid dan juga para pemerhati pendidikan juga para pelaku pendidikan.

Dari masalah buku-buku LKS yang di duga hanya sebuah bisnis Dinas Pendidikan dengan pihak tertentu saja, sampai masalah seragam sekolah yang juga terkesan di bisniskan juga dan berbagai pungutan lainnya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Yang kesemuanya itu di rasa memberatkan orang tua atau wali murid. Uang, uang dan uang. Namun demikian, Dinas Pendidikan seolah tidak peduli dengan keluhan masyarakat. Semua sorotan seolah tidak di gubris.

“Banyak buku itu baik, biar anak berwawasan luas. Namun, kalau buku itu tidak pernah di ajarkan sampai tuntas untuk apa. Bikin anak keberatan aja bawa tas sekolah,” ujar Aktifis LAKI Pejuang 45, Herry Marhat, kepada Pewarta Sijori Kepri, Sabtu, (19/11/2016).

“Coba bayangkan, satu mata pelajaran banyak buku. Setiap semester berakhir, buku-buku tersebut belum tuntas diajarkan. Jangankan diajarkan, dibacapun mungkin tidak,” tambah Herry Marhat, menyoroti.

Bukan saja masalah buku, seragam sekolah juga menjadi sorotan Aktifis LAKI Pejuang 45 ini. Baju seragam yang terus saja mahal harganya. Tidak mempertimbangkan ekonomi rakyat kecil yang sedang ngos-ngosan.

“Siapa penikmat bisnis-bisnis ini semua di Dinas Pendidikan sana. Siapa yang kebagian duitnya dari bisnis tersebut ? Di duga jelas bukanlah hanya seorang Rustam Kabiddikdas saja,” ujar Herry, sambil memperlihatkan data-data. (SK-Nda)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100