SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Alunan ayat-ayat suci Al Qur’an terdengar merdu berkumandang. Syahdu menyentuh kalbu. Menggetarkan jiwa siapa saja yang mendengarnya. Hal itu terjadi di Rutan Kelas II A Batam, Senin, (12/06/2017), sore.
Menjelang waktu berbuka puasa sore hari itu, sekelompok mua’laf warga binaan Rutan Batam, berkumpul bersama bertadarus di Masjid At Taubah, melantunkan ayat suci Al Qur’an dengan fasih dan indah. Menakjubkan.
Kepala Rutan, David Gultom Hasudungan Amd. IP. SH. MH bersama staf dan tamu undangan, serta warga binaan, berkumpul bersama di Masjid At Taubah Rutan, dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an. Sungguh indah.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Rutan Batam tersebut berjalan lancar dari awal hingga akhir yang di pandu oleh Ustad Suharno, dimana pelantun Kalam Ilahi nya adalah Rajali, yang merupakan Juara1 MTQ Rutan Batam.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, juga diwarnai pembagian sertifikat mua’laf kepada 24 warga binaan, potong tumpeng syukuran dan juga doa bersama. Sungguh mengharukan. Sungguh pembinaan yang luar biasa.
“Sungguh saya sangat terharu. Saya ingin, alunan merdu ayat-ayat suci Alqur’an ini, tidak hanya terdengar di rutan ini, pada saat ini saja, tidak saat bulan suci Ramadhan saja. Sungguh tidak,” kata David.
“Namun juga di hari-hari biasa. Bahkan, jangan hanya ketika kepala rutannya saya. Tapi terjadi lah seterusnya. Saya ingin, para santri yang ada disini, bisa jadi pendingin nantinya di luar sana,” tambah David.
“Ibarat kamar ada AC, dingin. Begitulah kira-kira, saya ingin para santri bisa menjadi pendingin suasana di masyarakat, ketika sudah keluar dari sini. Bisa memberikan kontribusi yang baik di masyarakat,” lanjut David.
“Saling menghormati dan saling menghargai, saat sahur dan saat buka.
Ini semua merupakan titik awal. Masih banyak perjalanan panjang yang akan dilalui. Urusan ibadah, tidak ada yang bisa melarang,” katanya lagi.
“Ketika orang sudah di bina di rutan atau di lapas, maka haruslah menjadi lebih baik. Bapak-bapak bisa menjadi sukses, dan ingat juga bagaimana dulunya ketika belajar disini, di Rutan,” pesan David. (SK-Nda)








