GESER UNTUK BACA BERITA
BATAMPOLITIK

Uba Ingan : Kadis Pariwisata “HARUS YANG BERKOMPETEN”

×

Uba Ingan : Kadis Pariwisata “HARUS YANG BERKOMPETEN”

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging. (Foto : Ist)
– Dan Dapat Membuat Wisatawan Berlibur Ke Batam Lama.

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Terkait lelang jabatan yang akan dilangsungkan oleh Pemko Batam, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging, berharap pemilihan jabatan Kadis Pariwisata nantinya harus memiliki kapasitas dan kapabilitas yang tinggi, untuk melakukan tugas-tugas terkait dengan dinas dan pariwisata, artinya tidak bisa lagi mengacu kepada prinsip-prinsip, seperti misalnya bisnis yang penting jalan saja.

“Semoga nantinya yang ditunjuk mampu menjadikan pariwisata Batam mendunia,” ujar Uba Ingan Sigalingging, Kamis, (08/02/2018).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurutnya, pariwisata di Kota Batam sudah menjadi prioritas utama bagi suatu negara. Masyarakat Kota Batam harus bisa memainkan peran pemerintah untuk menunjang peningkatan dan pengembangan pariwisata.

“Nah khusus untuk di Batam termasuk salah satu destinasi. Saya pergi ke banyak daerah, misalnya jumpa teman-teman dan mendapatkan informasi Batam itu tidak bisa membuat orang untuk betah, karena minimnya infrastruktur yang bisa membuat mereka lebih lama jadi lenght of stay-nya menjadi sangat terbatas,” paparnya.

Kadis Pariwisata, lanjutnya, harus bisa membuat orang berfikir untuk berlibur lama ke Batam, Jika hanya sehari atau dua hari saja mereka merasa rugi. Kalau bisa kunjungan mereka bisa sampai 3 atau 4 hari.

“Inikan sama seperti di Bali. Kalau kita pergi ke Bali sehari dua hari rugi sekali. Karena begitu banyak yang tidak bisa dijalani. Tetapi waktu habis. Itu yang saya pikir paling penting,” imbuhnya.

Ia berharap, nantinya orang-orang yang ditunjuk menjadi Kadis Pariwisata itu harus memiliki Sensor Tourism, yang memang benar-benar baik. Kadis Pariwisata harus memiliki kemampuan untuk menerobos batas-batas wilayah atau sektoral yang sangat diperlukan. Jadi bukan hanya seperti memakai kacamata kuda. Harus memang punya kemampuan manejerial yang mampu melintasi tingkat sektoral.

“Mungkin di daerah lain sulit, di Batam bisa. Artinya harus ada semacam unggulan yang memang alam kita memungkinkan untuk itu. Karena kalau pariwisata hanya meniru apa yang terjadi di Jember dan daerah lainnya itu bukan kreatif. Dan hanya imitasi saja, pariwisata ini memang lintas sektoral. Contoh, kemarin keributan taksi online yang sudah memberikan image yang kurang baik. Saya melihat pemerintah disini aneh karena responnya lambat,” ujar Uba Ingan Sigalingging.

Batam juga punya badan ekonomi kreatif, hal ini juga harus bisa direspon oleh kepala dinas budaya dan pariwisata. Mereka punya anggaran, dan kegiatan yang sifatnya kreatif. (Nda)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100