GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Ansar Ahmad Dampingi Wakapolri Tinjau Posko PPKM dan Vaksinasi di Batam

×

Ansar Ahmad Dampingi Wakapolri Tinjau Posko PPKM dan Vaksinasi di Batam

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat mendampingi Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono meninjau Posko PPKM dan Vaksinasi di Batam. (Foto : Humas Kepri)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut kedatangan Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, beserta rombongan di Batam. (Foto : Humas Kepri)

Sijori Kepri, Batam — Usai meluncurkan Bansos di Aula Wan Seri Beni Tanjung Pinang, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, langsung bergerak ke Batam untuk berbagai aktivitas. Diantaranya mendampingi Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, meninjau Posko PPKM dan Vaksinasi di Vihara Duta Meitreya Monestary, Batam Centre, Senin, (09/08/2021).

Pelaksanaan vaksinasi di Vihara Duta Meitreya Monestary kali ini memberikan 2.000 dosis vaksin baik vaksin dosis 1 dan dosis 2. Masyarakat Batam antusias mengikuti program vaksinasi tersebut.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Acara juga didahului dengan penyerahan bingkisan bagi masyarakat yang diberikan masing masing oleh Wakapolri, Gatot Eddy Pramono, dan Ketua PSMTI Kepri, Eddy Husey.

Sebelumnya, Wakapolri menyempatkan meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Pasar Mega Legenda Kota Batam. Untuk selanjutnya bergerak meninjau prlaksanaan vaksinasi di Vihara Duta Meitraya Monestary.

Dalam kunjungannya ke Batam, Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, menekankan pentingnya 4 (empat) langkah anstisipatif sebagai upaya menurunkan penyebarluasan pandemi Covid-19.

“4 (empat) prioritas langkah tersebut, harus bisa dilaksanakan. Utamanya bagi daerah yang laju pertumbuhan pandeminya tinggi. Agar secara berangsur akan menurunkan tingkat penyebarluasan kasus itu sendiri,” kata Komjend Pol Gatot Eddy Pramono saat melakukan peninjauan vaksinasi, di Vihara Duta Meitreya Monestary, Batam Centre, Senin, (09/08/2021).

Menurut Gatot, 4 (empat) langkah tersebut adalah, pembatasan manusia. Selama daerah tersebut menerapkan PPKM, maka pembatasan manusia harus dibatasi secara ketat.

Kemudian, mempercepat proses testing dan tracing kepada masyarakat yang mengalami gejala, sekaligus melakukan tracing kepada mereka yang pernah melakukan kontak erat.

Selanjutnya, daerah dalam secepatnya menyediakan pusat isolasi mandiri terpusat. Semua masyarakat yang melakukan isolasi mandiri untuk ditempatkan dalam satu gedung sebagai sebagai pusat isolasi mandiri yang langsung dikelola pemerintah daerah.

Langkah yang ke 4 (empat), yakni mempercepat vaksinasi kepada semua masyarakat penerima vaksin. Hal ini agar tercipta kekebalan komunal, guna menghadapi virus corona itu sendiri.

“4 (empat) langkah ini, bila bisa dilakukan, tentunya dengan tetap selalu menjaga protokol kesehatan, maka kita berharap pandemi ini akan berangsur menurun,” pesan Wakapolri.

Dengan demikian, kata Gatot, bila pandemi ini bisa ditekan betul, maka aktivitas baik perekonomian ataupun pariwisata bagi Batam dan Kepri khususnya bisa berangsur bergeliat kembali.

Turut serta mendampingi Wakapolri, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri, Irjend Pol Aris Budiman, Danrem 033 WP, Brigjend TNI Jimmy Ramos Manalu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan juga Ketua PSMTI Kepri, Eddy Husey. (Red)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100