Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memastikan akan segera menelusuri lebih rinci terkait sumber dan kebenaran pemberitaan terkait Pelelangan Pulau Tambelan di media sosial Instagram.
Saat ini, lanjut Ansar, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti terkait pemberitaan pelelangan Pulau Tambelan yang telah heboh di media sosial.
“Kita akan telusuri pastinya, karena pulau Tambelan merupakan salah satu bagian dari Provinsi Kepri, dan tidak bisa sembarang di lelang karena untuk kepemilikannya banyak pihak, serta banyak aset-aset pemerintah daerah di sana, mulai dari bandara, kesehatan, serta pendidikan,” kata Ansar, kemarin.
Namun begitu, lanjut Ansar, ia akan terus menelusuri mencari sumber yang membuat pemberitaan tersebut.
“Karena pemberitaan ini sudah menghebohkan masyarakat, apalagi dibuat karena kejahilan, maka akan kita tindak agar pemberitaan yang meresahkan masyarakat seperti ini tidak ada lagi,” ujar Ansar.
Ansar juga akan segera berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Tambelan untuk mendapatkan langsung informasi yang sebenarnya.
“Jika pemanfaatan pulau untuk investasi, pastinya mekanismenya ada sesuai perundang-undangan yang berlaku,” jelas Ansar. (Red)














