GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

YATIM MUSTAFA : Gurindam XII Adalah “SASTRA TINGGI”

×

YATIM MUSTAFA : Gurindam XII Adalah “SASTRA TINGGI”

Sebarkan artikel ini
Pengalungan secara simbolis tanda peserta Bedah Gurindam XII oleh Kadis Kebudayaan Kepri Yatim Mustafa. (Foto : Dedi Yanto)
– Dunia Juga Ingin Pelajari Gurindam XII.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Drs H Yatim Mustafa M.Pd, dalam sambutannya di acara Bedah Gurindam XII Tahun anggaran 2017, mengatakan bahwa gurindam 12 karya Raja Ali Haji, merupakan karya sastra tingkat tinggi yang perlu dengan sungguh-sungguh mencermatinya, agar dapat difahami.

“Kita sama-sama tahu dan mencermati, bahwa Gurindah XII ini adalah sastra tinggi. Jadi kita perlu sungguh-sungguh mempelajarinya, agar dapat memahami dan merenungkan dari apa yang dibuat oleh tokoh mulia ini,” kata Yatim Mustafa, di Asrama Haji Tanjungpinang, Rabu, (26/04/2017).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam literatur Belanda, lanjut Yatim, beliau (Raja Ali haji, Red) pernah diminta pemerintah Belanda untuk menuliskan beberapa catatan sejarah tentang masalah kebudayaan ini.

“Jadi dunia juga ingin mempelajari tentang Gurindam XII, bahkan Malaysia sangat tertarik dengan Gurindam XII ini dan ingin mengajak saya mengajarkan Gurindam XII, namun saya minta untuk datang ke Kepri secara resmi. Jadi kita yang memiliki ini, harusnya menjadi lebih baik untuk mengembangkannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Sejarah dan Tradisi, Mafilina Salasia, SH. Mengatakan, Gurindam XII Karya Raja Ali Haji sangat penting dipelajari dilandasi kenyataan, bahwa nilai-nilai moral di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan para pelajar sudah semakin tipis, terlihat dengan berbagai penyimpangan kenakalan remaja yang sering terjadi.

“Dengan pergeseran nilai moral dan budaya ditengah generasi yang semkin luas, Pemprov Kepri melalui Dinas Kebudayaan melakukan suatu upaya menumbuhkembangkan dan menggali nilai-nilai moral yang terkandung dalam gurindam 12 tersebut, yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kecintaan di kalangan para pelajar akan budaya dan sastra Melayu, mengimplementasikan nilai-nilai pesan moral Gurindam XII dalam gerak dan perbuatan sehari-hari di tengah putaran global dan modernisasi,” katanya.

Maksud dan tujuannya kegiatan bedah Gurindam XII adalah untuk upaya pelestarian dan pengembangan warisan budaya, mendiskiripsikan nilai-nilai budaya dan pesan moral yang terkandung dalam Gurindam XII kepada generasi XII, khususnya kepada pelajar agar dapat diimplemantasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir juga dalam acara Bedah Gurimdam XII tersebut, diantaranya Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Ketua dan anggota LAM Kepri, Ketua dan anggota LAM Tanjungpinang, Dewan Pendidikan Tanjungpinang, Kepala SLTA se-Kota Tanjungpinang dan narasumber, serta peserta dari berbagai siswa-siswi SLTA se-Kota Tanjungpinang. (SK-MU/DY)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100