– Tingkat Provinsi Kepri.
SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Tim dari Kampus STISIPOL Raja Haji Fisabililah (RHF) Tanjungpinang dan SMA Negeri 1 Tanjungpinang keluar sebagai Juara Pertama Lomba Diskusi Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2017, di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kepri, di Dompak, baru-baru ini.
Acara Lomba tersebut dibuka langsung Kepala Kesbangpol Kepri DR Syafri Salisman MM, dan dihadiri pejabat PTP Kemenhan Provinsi Kepulauan Riau, Laksamana Pertama TNI Suwarno SE.
Ketua Panitia, Kolonel Arm Halomoan Sitinjak SH MH, mengatakan, bahwa Kampus STISIPOL diwakili Rizki Mulyanto dan Dea Meridilisti berhasil mengalahkan 35 tim lainya yang berasal dari Perguruan Tinggi se-Kepri.
“Ada 72 peserta yang bertarung di Tingkat Perguruan Tinggi, begitu juga ada 72 peserta yang bertarung di level SMA/sederajat,” ungkap Ketua Panitia, Kolonel Arm Halomoan Sitinjak SH MH.
Juara ke 2 Tim Stisipol juga atas nama Kentang S Raga dan Irwansyah, juara ketiga tim dari STAI MU atas nama Rudi Iswanto dan Nuraisyah. Dan juara ke 4 tim dari kampus UMRAH atas nama Muhammad Jika dan Kartika Delsya.
Untuk tingkat SLTA, juara 1 tim SMA Negeri 1 tanjungpinang atas nama Muhammad Miqdad dan Selvina Indah Permatasari, juara 2 tim SMA Negeri 1 juga atas nama Okfina Ruthet dan Sari Fadilah, juara 3 Fathida Puji Astuti dan Indramana dari SMA Negeri 6 dan juara 4 Amanda Rozi K dan Stamina Salma dari SMA Negeri 2 Tanjungpinang.
“Untuk juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai 2 juta, juara kedua 1,5 juta, juara ketiga 1 juta, ditambah plakat dari Kantor Kemenhan RI, dan juara 4 uang tunai 500 ribu,” sebut Kolonel Halomoan.
Adapun tujuan penyelenggaraan PCTA adalah melalui kegiatan lomba diskusi/uji argumentasi Parade Cinta Tanah Air diharapkan para Mahasiswa/i dan pelajar SLTA sederajat di Provinsi Kepulauan Riau sebagai warga negara mampu menumbuhkembangkan kemampuan berargumentasi secara lisan, serta mengekspresikan pemikiran dan pengetahuannya dalam rangka membentuk karakter kader-kader bangsa yang ulet, tangguh, berwawasan kebangsaan dan memiliki kesadaran bela negara dalam rangka menjaga keutuhan wilayah kesatuan republik indonesia. (SK-DS)
















