GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Satgas Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak Dibentuk

×

Satgas Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak Dibentuk

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Natuna, Hj Kartina Riauwita, Sekcam Serasan, Wendriady, bersama Satgas Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak Kecamatan Serasan. (Foto : Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Satgas Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak Dibentuk

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Natuna, melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan (PP) Seksi Pemenuhan Hak Perempuan (PHP), membentuk satuan tugas (Satgas) Kelurahan/Desa Bebas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak disejumlah Kelurahan dan Desa yang ada di Kecamatan Serasan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Natuna, Hj Kartina Riauwita, bertempat di Aula Serba Guna Kantor Desa Hilir dan Desa Balau, Kecamatan Serasan, Rabu, (25/06/2019).

Acara ini dihadiri Sekretaris Camat (Sekcam) Serasan Wendriady, Kapolsek Serasan Iptu Rabunsyah bersama Bhabinkamtibmas, Danramil 06/Serasan yang diwakili Babinsa Desa Hilir, Kepala Desa Hilir Syamsu Herman, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan sejumlah masyarakat.

Kadinsos Kartina, dalam sambutannya mengatakan, pembentukan Satgas Kelurahan/Desa Bebas Kekerasan tersebut, bertujuan untuk menekan angka kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak, yang terjadi ditingkat Desa.

Menurut Kartina, masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ada diberbagai daerah di Kabupaten Natuna, dari tahun ketahun jumlahnya terus mengalami peningkatan. Namun karena banyak masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan jauh dari pusat Pemerintahan, membuat kasus tersebut tidak bisa terpantau dengan baik.

“Padahal kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak ini sebenarnya ada, namun tidak pernah diketahui. Makanya kami bermaksud untuk membentuk Satgas Kelurahan/Desa Bebas Kekerasan ini, dengan harapan agar kasus kekerasan didalam rumah tangga bisa diminimalisir,” terang Kartina.

Selain itu, lanjut Kartina, hendaknya setiap adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga, sebaiknya jangan dulu dilanjutkan kepihak hukum. Karena hal ini bisa menjadi pemicu keretakan dalam rumah tangga yang bisa berujung pada perceraian.

“Makanya kalau ada permasalahan dalam rumah tangga, sebaiknya dikonsultasikan dulu kepada Satgas Kelurahan/Desa yang sudah kami tunjuk agar permasalahan tersebut bisa terselesaikan dengan cara musyawarah dan tidak berakhir diranah hukum. Karena kalau sempat terjadi perceraian, korbannya adalah anak,” ujar Kartina.

Masih kata Kartina, bahwa pihaknya telah membentuk Satgas Kelurahan/Desa ini di 20 Desa dan Kelurahan, yang tersebar di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Natuna.

Sementara itu Sekcam Serasan Wendriady, meminta kepada seluruh warganya agar lebih peduli dengan segala kondisi yang terjadi dilingkungan masyarakat, terutama yang menyangkut pada masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Makanya nanti bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir, mohon dipahami betul materi yang disampaikan oleh para narasumber, agar nanti kita bisa tahu bagaimana cara menyikapi jika terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak disekitar lingkungan kita. Dan agar tahu apa saja batasan-batasan dalam membina rumah tangga dan mendidik anak supaya tidak terjerat pada kasus pidana,” pinta Wendriady.

Ada 5 Kelurahan dan Desa yang dibentuk Satgas Kelurahan/Desa Bebas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kecamatan Serasan. Yaitu di Kelurahan Serasan, Desa Hilir, Desa Pangkalan, Desa Tanjung Balau dan Desa Tanjung Setelung.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian materi, yang disampaikan oleh Kabid Kesetaraan Gender dan Pemenuhan Hak Perempuan Dinsos PPPA Natuna, Yuli Ramadhanita, Psikolog Klinis dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Serindit Natuna, Sumarni serta Wakil Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Natuna, Sulaiman. (nard/tim)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100