Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Yosei Susanti, selaku penanggungjawab pengelolaan Rumah Singgah Provinsi Kepri menyampaikan dalam rapat, bahwa rumah singgah Jakarta selalu penuh oleh masyarakat yang akan merujuk penyakitnya ke Rumah Sakit yang ada di Jakarta.
Saat ini, lapornya, terdapat 22 pasien yang sedang memanfaatkan Rumah Singgah Jakarta dengan 29 pendampingnya. Sehingga ketika ada pasien baru yang akan masuk terpaksa harus antri.
“Saat ini fasilitas rumah singgah di Jakarta dan Batam kami laporkan selalu dipenuhi pasien yang sedang menjalani pengobatan. Artinya fasilitas Rumah Singgah tersebut benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Jumlah antrian yang masuk saat ini sudah mencapai ratusan, dan mereka harus menunggu ada kamar yang kosong,” ujar Yosei.
Turut hadir dalam rapat ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, perwakilan Badan Penghubung Provinsi Kepri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Eko Sumbaryadi, perwakilan Biro Umum Kepri, dan pihak-pihak terkait lainnya. ***
(mit)
















