GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRITANJUNG PINANG

Program Bergizi Gratis di Kepri Capai 52 Persen, Pemprov Terus Genjot Pemerataan

×

Program Bergizi Gratis di Kepri Capai 52 Persen, Pemprov Terus Genjot Pemerataan

Sebarkan artikel ini
Program Bergizi Gratis di Kepri Capai 52 Persen, Pemprov Terus Genjot Pemerataan
Program Bergizi Gratis di Kepri Capai 52 Persen, Pemprov Terus Genjot Pemerataan. (Foto : Ist)

TANJUNGPINANG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah mencapai realisasi 52,23 persen atau 333.282 penerima manfaat dari total sasaran 638.047 orang hingga 29 September 2025. Pemerintah Provinsi Kepri terus berupaya memperluas jangkauan program ini agar seluruh wilayah, termasuk pulau-pulau kecil, dapat menikmati manfaatnya secara merata.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari prioritas strategis nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Presiden Prabowo telah mengingatkan semua kepala daerah untuk turun langsung memastikan program berjalan baik. Karena itu, kita fokus membahas langkah-langkah percepatan di Kepri,” ujar Ansar dalam rapat tindak lanjut pelaksanaan program MBG dan percepatan penuntasan TBC di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (2/10/2025).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri, Rika Azmi, mengakui tantangan terbesar dalam program MBG terletak pada wilayah kepulauan kecil dengan 51.540 penerima manfaat.

“Distribusi pangan di pulau-pulau kecil tidak mudah. Karena itu, kita sedang menyusun konsep dapur SPPG khusus pulau kecil agar layanan lebih merata,” jelasnya.

Rika juga menambahkan, evaluasi menyeluruh tengah dilakukan menyusul dugaan keracunan di Karimun dan Batam. Dua SPPG untuk sementara dihentikan operasionalnya sampai hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM keluar.

“Prinsipnya, makanan yang diberikan harus sehat, aman, dan bergizi,” tegasnya.

Untuk menjamin keamanan dan kualitas program MBG, Pemprov Kepri memperkuat pengawasan distribusi pangan dengan menyalurkan rapid test kit, menggandeng kelompok tani lokal, serta mewajibkan sekolah penerima manfaat menunjuk guru penanggung jawab distribusi dengan insentif harian sebesar Rp100 ribu.

Selain itu, koordinasi lintas sektor terus digiatkan agar setiap kabupaten/kota memiliki kesiapan dan standar yang sama dalam pelaksanaan program.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di seluruh wilayah Kepri, baik di Batam maupun di pulau terluar, mendapatkan porsi gizi yang sama,” ujar Rika.

Gubernur Ansar menegaskan, Pemprov Kepri akan terus memperkuat kerja sama dengan kabupaten/kota dalam memastikan pelaksanaan program MBG berjalan optimal.

“Ini bukan sekadar program, tapi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin kesehatan dan gizi masyarakat, terutama generasi muda Kepri,” ucapnya.

Dengan pencapaian yang sudah lebih dari setengah target, Pemprov Kepri menargetkan realisasi 100 persen dapat tercapai sebelum akhir tahun dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan di daerah. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100