GESER UNTUK BACA BERITA
BATAMPOLRI

Sembilan Tuntutan Disuarakan, Koalisi Rakyat Batam Gelar Aksi di Kantor Wali Kota

×

Sembilan Tuntutan Disuarakan, Koalisi Rakyat Batam Gelar Aksi di Kantor Wali Kota

Sebarkan artikel ini
Sembilan Tuntutan Disuarakan, Koalisi Rakyat Batam Gelar Aksi di Kantor Wali Kota
Sembilan Tuntutan Disuarakan, Koalisi Rakyat Batam Gelar Aksi di Kantor Wali Kota. (Foto : Ist)

Buruh Minta Penghapusan Outsourcing hingga Revisi Regulasi Daerah

BATAM – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam, Kamis (28/8/2025).

Aksi yang diikuti sekitar 130 orang itu berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan menyuarakan sembilan tuntutan utama terkait ketenagakerjaan, perpajakan, hingga kebijakan daerah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam orasi mereka, para buruh mendesak pemerintah untuk menghapus sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja, menyesuaikan upah minimum sesuai kebutuhan hidup layak, serta melakukan revisi sejumlah regulasi daerah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Selain itu, massa juga menyoroti masalah ketidakpastian kerja, beban pajak, hingga perlunya kebijakan daerah yang lebih berpihak pada kesejahteraan pekerja dan masyarakat Batam.

Perwakilan Koalisi Rakyat Batam akhirnya diterima dalam audiensi bersama Pemerintah Kota Batam.

Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan seluruh aspirasi yang dibawa dalam aksi damai ini.

Koordinator aksi menyebut, sembilan tuntutan tersebut merupakan suara kolektif dari berbagai elemen masyarakat, terutama buruh, yang ingin memperjuangkan kepastian kerja dan keadilan sosial.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak hanya mendengar, tetapi juga menindaklanjuti aspirasi yang kami sampaikan hari ini,” tegas salah seorang perwakilan Koalisi Rakyat Batam dalam audiensi.

Polresta Barelang yang menurunkan ratusan personel gabungan memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, bahkan memimpin langsung apel kesiapan pengamanan sejak pagi.

Dalam keterangannya, Kapolresta menegaskan bahwa polisi hadir bukan untuk menghalangi aspirasi, melainkan menjaga agar aksi tetap kondusif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib. Polresta Barelang hadir untuk mendampingi agar aspirasi tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Aksi berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dengan massa membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan tuntutannya. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100