Penghargaan Kehormatan Perkuat Sinergi Polri dengan Adat dan Masyarakat Kalbar
BATAM β Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau, AKBP Suwinto SH S.IK, resmi dianugerahi gelar kehormatan Dato Petinggi oleh Kerajaan Amantubillah Mempawah, Kalimantan Barat.
Prosesi adat berlangsung khidmat di Keraton Amantubillah, Desa Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.
Penobatan dilakukan langsung oleh Sultan Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Dr. Ir. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim M.Sc, dan disaksikan para pembesar adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Sultan Mempawah menjelaskan bahwa penganugerahan gelar ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kepedulian AKBP Suwinto terhadap masyarakat, khususnya dalam mengayomi dan menjaga hubungan baik dengan warga Kalimantan Barat di perantauan.
βGelar ini kami berikan sebagai penghormatan atas pengabdian dan kontribusi beliau dalam melayani masyarakat. Semoga dengan gelar Dato Petinggi, semakin kuat pula ikatan silaturahmi antara kepolisian dengan adat dan masyarakat,β ujar Sultan.
AKBP Suwinto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
βIni merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya pribadi dan institusi Polri. Gelar ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dengan tulus, menjaga sinergi bersama tokoh adat, serta melayani seluruh lapisan masyarakat,β ucapnya.
Selain sebagai penghargaan personal, gelar Dato Petinggi dinilai memiliki nilai strategis bagi Polri.
Kehadiran perwira Polri dalam struktur kehormatan adat memperkuat legitimasi sosial, meningkatkan soft power Polri, serta membangun kedekatan kultural dengan masyarakat lokal.
Penganugerahan ini juga mencerminkan wajah Polri yang humanis, inklusif, dan berbudaya, sekaligus memperkuat jejaring sosial dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis kearifan lokal.
Selain AKBP Suwinto, penghargaan kehormatan dari Kerajaan Amantubillah Mempawah juga diberikan kepada Anggota DPRD Provinsi Kepri, Dato Suhadi dan Dato Boby Jayanto, atas dedikasi mereka kepada masyarakat.
Penganugerahan gelar ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara tokoh adat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menjaga keharmonisan serta keamanan di tengah masyarakat. ***














