GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Distribusi Subsidi Listrik Belum Maksimal dan Tepat Sasaran

×

Distribusi Subsidi Listrik Belum Maksimal dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

TANJUNGPINANG (SK) — Untuk membahas mengenai distribusi subsidi listrik di Kepri, PT. PLN menggelar Forum Focus Group Discussion (FGD) yang berlokasi di Kampus UMRAH Tanjungpinang, Jalan Raya Dompak pada pukul 10.00 WIB, Senin, (19/10/2015).

Menurut Drs H Sofyan Samsir selaku Sekretaris Komisi III DPRD Kepri, mengatakan, bahwa distribusi subsidi listrik belum maksimal dan belum tepat sasaran, bahkan ada beberapa masyarakat yang seharusnya mendapatkan distribusi, namun belum tersalurkan, bahkan ada yang sudah tersalur tetapi masih belum menikmati listrik 24 jam.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Distribusi PT PLN belum maksimal ada beberapa masyarakat yang seharusnya mendapatkan distribusi namun tidak tersalur juga, bahkan ada pula masyarakat yang sudah tersalur aliran listrik namun belum maksimal, masih belum bisa menikmati listrik 24 jam. Dengan kendala ini masyarakat yang seharusnya membutuhkan distribusi subsidi listrik terganggu aktivitas atau pekerjaaanya mengingat kondisi listrik yang padam atau belum tersalur,” ungkap H.Sofyan Syamsir pada saat sesi mengemukakan pendapat dalam diskusi FGD.

Drs H Sofyan Samsir, Sekretaris Komisi III DPRD Kepri.(Photo : Rusmadi)
Drs H Sofyan Samsir, Sekretaris Komisi III DPRD Kepri.
(Photo : Rusmadi)

Sama halnya dengan Drs H Sofyan Samsir, anggota Komisi III DPRD lainnya H Irwansyah SE juga mengatakan, bahwa distribusi subsidi listrik belum maksimal, dan diselenggarakannya acara FGD ini belum cukup efisien untuk menemukan solusi masalah.

“Saya dari Batam sudah 10 tahun bermitra dengan PT.PLN PERSERO, tapi di diskusi ini saya tidak menemukan titik terang, maksud dan tujuan dari diselenggarakannya FGD ini. Subsidi listrik belum tepat sasaran, seharusnya dikaji lagi, karena di dalam FGD tersebut tidak membahas ke kepri, tapi malah membahas ke nasional,” ujar Irwansyah.

“Dari pembicaraan FGD tadi, pihak PT PLN kurang focus ke kepri, dia masih ke nasional. Entah itu sekedar rutinisme atau hanya intruksi dari pusat tentang subsidi ini atau yang lain,” ujar Irwansyah menambahkan.

Dari forum FGD ini, lanjut Irwansyah, dia menilai data tersebut bukan data Kepri, tapi data Nasional. Dia juga akan mengupayakan dan mencari tahu berapa besar subsidi listrik untuk masyarakat Kepri, termasuk juga tentang Biaya Pokok Produksi (BPP) yang akan diusahakannya sebesar mungkin.

“Subsidi listrik belum tepat sasaran, seharusnya dikaji lagi, karena di dalam FGD tersebut tidak membahas Ke kepri, tapi malah membahas ke nasional,” ungkapnya.

Di dalam Forum FGD tersebut Rektor Umrah Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc juga memberi solusi berupa penempelan stiker ke setiap rumah yang sudah mendapatkan “Subsidi Listrik”.

H Irwansyah SE, Anggota Komisi III DPRD Kepri.(Photo : ARIF PUTRA)
H Irwansyah SE, Anggota Komisi III DPRD Kepri.
(Photo : ARIF PUTRA)

FGD ini dihadiri GM PLN wilayah Riau-Kepri Joko Febi Mahendra Putra, GM PLN Tanjungpinang Majuddin, Rektor Umrah Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc, Perwakilan dari Komisi III DPRD Kepri yaitu Drs. H.Sofyan Samsir dan H. Irwansyah,SE, Tokoh Masyarakat dari LAM , Perwakilan Mahasiswa dari Umrah dan STAI-SA dan para Wartawan. (SK-MHD/C-SK-AP/C)

LIPUTAN TANJUNGPINANG : M. ISMAIL SALEH/ARIF PUTRA
EDITOR : RUSMADI

FGD Distribusi Subsidi Listrik di Kepri.(Photo : ARIF PUTRA)
FGD Distribusi Subsidi Listrik di Kepri.
(Photo : ARIF PUTRA)
FGD Distribusi Subsidi Listrik di Kepri. (Photo : ARIF PUTRA)
FGD Distribusi Subsidi Listrik di Kepri.
(Photo : ARIF PUTRA)
banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100