TANJUNGPINANG – Peserta Lomba Busana Muslim dalam rangka Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026 diminta memahami standar penilaian yang telah ditetapkan panitia. Pemahaman ini dinilai penting agar peserta dapat menyiapkan penampilan secara maksimal di atas panggung.
Lomba tingkat umum kategori putra/putri (Pa/Pi) ini tidak hanya menilai keindahan busana, tetapi juga menekankan karakter dan kepercayaan diri peserta.
Empat Aspek Utama Penilaian
Panitia menetapkan empat indikator utama yang akan menjadi perhatian dewan juri selama kompetisi berlangsung.
Pertama, kesesuaian busana dengan tema muslim/muslimah. Peserta harus memastikan pilihan busana mencerminkan nilai islami yang santun dan tepat.
Kedua, kerapian dan keindahan busana. Detail penampilan, perpaduan warna, serta kerapian kostum menjadi faktor penting yang memengaruhi penilaian.
Ketiga, percaya diri dan ekspresi saat tampil. Peserta diharapkan mampu menunjukkan ekspresi yang natural dan meyakinkan ketika berada di atas panggung.
Keempat, cara berjalan dan sikap di atas panggung. Postur tubuh, langkah kaki, serta gestur yang santun akan menjadi penilaian tersendiri dari juri.
Persiapan Jadi Kunci
Dengan kriteria yang cukup komprehensif, peserta disarankan melakukan latihan sejak dini, terutama dalam hal penguasaan panggung dan penampilan berjalan.
Persiapan yang matang diyakini dapat membantu peserta tampil lebih optimal sekaligus meningkatkan peluang meraih posisi terbaik.
Pendaftaran Masih Dibuka
Panitia KURMA 2026 masih membuka pendaftaran hingga 28 Februari 2026. Penampilan peserta nantinya akan menjadi bagian dari rangkaian Event KURMA 2026.
Panitia juga menyiapkan hadiah untuk setiap kategori, yakni Juara 1 Rp800.000, Juara 2 Rp650.000, Juara 3 Rp500.000, dan Juara Favorit Rp500.000, seluruhnya disertai sertifikat.
Melalui pemahaman kriteria yang tepat, peserta diharapkan dapat tampil lebih percaya diri dan menunjukkan karakter islami yang elegan di panggung Ramadhan Kepri. ***
















