– Pelantikan Pengurus KNPI Kota Tanjungpinang Periode 2016-2019.
SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Arie Sunandar resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD KNPI Kota Tanjungpinang Periode 2016-2019, oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Kepri, Banjar Ahmad, pada Pelantikan Pengurus KNPI Kota Tanjungpinang, yang dilaksanakan di Gedung PKK Senggarang, Tanjungpinang, Rabu, (03/05/2017).
Pada pelantikan pengurus yang berjumlah sekitar 80 orang lebih itu, disertai dengan penyerahan bendera kepemimpinan dari Banjar Ahmad kepada Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, kemudian Lis menyerahkan langsung kepada Arie Sunandar.
Sementara untuk Sekretarisnya adalah Benny Gustiano, dengan Bendahara yaitu Evan Ivander. Sedangkan Wakil Ketua Bidang OKK (Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi), Aji Anugerah, dan 20 Wakil Ketua bidang lainnya.
Dalam pidatonya, Arie Sunandar, mengungkapkan kedepannya KNPI sebagai wadah inspirasi pemuda akan berusaha memunculkan pemuda yang berkarakter luas, memiliki kemampuan berkarya, mandiri dalam kewirausahaan yang ditunjang dengan pelatihan pemberdayaan, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan tetap aktif di bidang kerohanian, agar KNPI baik di mata masyarakat.
“Sebagai mitra pemerintah, KNPI akan tetap bersinergi, bekerja sama, dan mendukung program pemerintah Kota Tanjungpinang, dalam rangka ikut serta mewujudkan kesejahteraan rakyat dan menghimpun OKP yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujarnya.
Kemudian Ketua DPD KNPI Provinsi Kepri, Banjar Ahmad, sempat memuji Walikota Tanjungpinang yang mau menggunakan baju KNPI di awal sambutannya, lalu mengatakan KNPI selain mitra pemerintah, juga tentunya sebagai pengganti pemimpin-pemimpin bangsa. Oleh sebab itu, menurutnya, KNPI sebagai calon pemimpin bangsa, harus punya jiwa persatuan yang kuat, jangan sampai terpecah, apalagi kalau sampai ada dualaisme KNPI.
“Kalau ada pihak yang mengaku sebagai KNPI dengan tidak berdasarkan Deklarasi Cipayung, itu berarti KNPI bodong. Tidak ada dualisme KNPI. Saya berharap kepada pemerintah yang berperan dalam mengambil kebijakan untuk dapat membimbing para pemuda. Saya juga salut kepada Walikota yang mau menggunakan baju KNPI,” ungkapnya.
Terakhir, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memberikan motivasi kepada pemuda untuk menjadi garda terdepan dalam membangun bangsa. Oleh sebab itu, menurutnya, pemuda harus menggunakan fikiran yang luas jauh kedepan, bukan menggunakan otot.
“Pemuda itu batasnya hingga umur kematangan, sekitar umur 40 tahun. Kalau saya sudah hampir pukul tiga sore, apa lagi pak Bobby Jayanto (yang kebetulan hadir, Red), sudah masuk pukul lima senja. Siapa lagi yang menggantikan kami, kalau bukan para pemuda. Peran pemuda itu bukan hanya sekarang saja, dari zaman dahulu, yakni zaman Nabi Musa, pemuda sangat berperan sekali dalam membantu perjuangan Nabi,” tutupnya.
Pada acara pelantikan itu dihadiri juga OPD Kota Tanjungpinang, Perwakilan Ormas/OKP, mantan-mantan pengurus KNPI, dan mahasiswa, yang diakhiri dengan acara foto bersama antara Walikota, Pembina KNPI, dan seluruh pengurus DPD KNPI Kota Tanjungpinang. (SK-MU)








