ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas tak tinggal diam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat. Dalam agenda penyerahan bantuan pangan beras untuk masyarakat Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Jumat (25/7/2025), Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, secara tegas menginstruksikan pengawasan terhadap harga sembako. Ia bahkan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pedagang nakal yang menjual bahan pokok dengan harga tak wajar.
“Jangan sungkan-sungkan kasih tahu kami. Laporkan ke lurah, kepala desa, atau camat. Kami akan segera turun cek ke lapangan!” tegas Aneng dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan warga.
Kegiatan penyerahan bantuan pangan tersebut juga dihadiri Kepala Bulog Anambas, sejumlah pimpinan perangkat daerah, dan anggota DPRD Anambas dari Partai Demokrat, Ellisya (Kak Ica).
Sekretaris Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DP3), Arcan Iskandar, menjelaskan bantuan pangan ini merupakan bagian dari program Badan Pangan Nasional (BAPANAS) yang menyasar masyarakat rentan sebagai upaya menekan gejolak harga dan menjaga ketahanan pangan di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.
“Banyaknya penerima manfaatnya adalah sekira 1.494 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) se-Anambas, masing-masing menerima dua kampit beras dengan total 20 kilogram,” jelas Arcan.
Dalam arahannya, Bupati Aneng menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan selama cuaca ekstrem berlangsung.
“Saya tekankan kepada Dinas Sosial, DP3, dan seluruh instansi-instansi terkait, mulai dari sekarang semua harus bekerja. Jangan sampai masyarakat terbeban dengan harga tinggi,” kata Aneng.
Ia menambahkan, setiap elemen masyarakat memiliki peran penting, termasuk dalam hal melaporkan praktik dagang tidak wajar. Menurutnya, pemerintah daerah siap mengambil tindakan tegas.
“Kalau bisa harga bahan pokok turun semaksimal mungkin. Kalau ada yang naik tidak wajar, kasih tahu kami! Kami akan turun langsung,” imbuhnya.
Bupati Aneng juga berharap agar Bulog Anambas dapat menambah kuota bantuan di masa mendatang, mengingat kondisi cuaca yang akan datang bisa berdampak terhadap distribusi pangan dan daya beli masyarakat.
“Mulai dari sekarang, apa yang bisa dibantu oleh pemerintah, dibantu dulu. Jangan sampai nanti masyarakat kesulitan. Semoga ke depan akan ada lagi bantuan-bantuan untuk Bapak/Ibu semua,” harap Aneng.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Anambas dari Partai Demokrat, Ellisya atau Kak Ica, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAPANAS, Pemerintah Daerah, dan Bulog yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada BAPANAS, Pemerintah Daerah, Kepala Bulog dan semua instansi terkait atas penyerahan bantuan pangan ini. Semoga makin banyak bantuan-bantuan untuk masyarakat agar bisa mengurangi beban kebutuhan sehari-hari,” ucap Kak Ica. ***














