BATAM – BP Batam sedang menggesa pengerjaan 96 rumah baru yang berlokasi di Tanjung Banon. Keseluruhan rumah ini akan berdiri di atas kaveling seluas 500 meter persegi dengan tipe 45.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait (Tuty), menjelaskan bahwa warga yang sejak awal bersedia untuk bergeser diberikan kesempatan awal untuk memilih rumah dan blok yang diinginkan sesuai dengan site plan yang telah disiapkan BP Batam.
“Sesuai hasil rapat bersama Kementerian Investasi, target pengerjaan rumah ini bisa selesai pada bulan September nanti. Mohon doanya agar tidak ada kendala selama proses berlangsung,” ujar Tuty, kemarin.
Pembangunan tahap pertama Rempang Eco-City akan memakai lahan seluas 2.370 hektare, yang melibatkan 961 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak proyek. BP Batam memberikan santunan berupa uang sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta per KK sebelum hunian baru selesai, serta biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa dan fasilitas pengangkutan orang dan barang-barang ke hunian sementara.
“Sejauh ini kami optimis pengerjaan rumah baru untuk masyarakat dapat terselesaikan sesuai target. Kami pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung agar proyek strategis nasional ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah,” tutup Tuty. ***
(Wak Dar)














