GESER UNTUK BACA BERITA
BATAMHUKRIMPOLRI

Enam Kasus Kejahatan Transnasional Terungkap Selama Nataru di Kepri

×

Enam Kasus Kejahatan Transnasional Terungkap Selama Nataru di Kepri

Sebarkan artikel ini
Enam Kasus Kejahatan Transnasional Terungkap Selama Nataru di Kepri
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si. (Foto : Ist)

BATAM Selama pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025 pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Kepulauan Riau (Polda Kepri) mencatat terungkapnya enam kasus kejahatan transnasional di wilayah Provinsi Kepri. Data tersebut menjadi bagian dari laporan hasil pelaksanaan operasi yang berlangsung sejak 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa secara keseluruhan, selama periode operasi tercatat sebanyak 149 kasus kejahatan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Dari jumlah tersebut, 143 kasus merupakan kejahatan konvensional, sementara enam lainnya masuk dalam kategori kejahatan transnasional,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri, Sabtu (3/1/2026).

Selain kasus kejahatan, Polda Kepri juga mencatat adanya 15 kasus gangguan kamtibmas serta dua kejadian bencana yang terjadi selama periode pengamanan Nataru.

Seluruh kejadian tersebut ditangani melalui respons cepat, koordinasi lintas fungsi, serta langkah-langkah preventif di wilayah rawan.

“Pengungkapan kasus kejahatan transnasional ini dilakukan seiring dengan penguatan pengamanan jalur transportasi darat, laut, dan udara, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Natal dan Tahun Baru di wilayah Kepri yang berbatasan langsung dengan negara lain,” ujarnya.

Polda Kepri menegaskan bahwa upaya penegakan hukum dan pencegahan kejahatan selama Operasi Lilin Seligi 2025 dilaksanakan secara terpadu bersama Polres jajaran dan stakeholder terkait, guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Hasil pengungkapan ini menjadi salah satu indikator kesiapsiagaan Polda Kepri dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan lintas negara, di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada momentum Nataru. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100