BATAM β Patroli dialogis menjadi salah satu strategi utama Polda Kepulauan Riau dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Melalui pendekatan humanis tersebut, aparat kepolisian membangun komunikasi langsung dengan masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Pelaksanaan patroli dialogis dilakukan secara intensif selama Operasi Lilin Seligi 2025 yang berlangsung sejak 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pola ini menyasar berbagai titik strategis, mulai dari rumah ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, jalur transportasi darat, laut, dan udara, hingga lingkungan permukiman warga.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa patroli dialogis tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan interaksi dan edukasi kepada masyarakat.
βPatroli dialogis bertujuan membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan,β ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menciptakan rasa aman di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama libur Nataru. Aparat di lapangan aktif memberikan imbauan, mendengarkan keluhan warga, serta merespons cepat setiap potensi gangguan yang muncul.
“Selama Operasi Lilin Seligi 2025, Polda Kepri mencatat 149 kasus kejahatan, yang didominasi kejahatan konvensional, serta 15 gangguan kamtibmas. Meski demikian, situasi secara umum tetap terkendali berkat langkah-langkah preventif yang dijalankan, termasuk patroli dialogis yang masif dan berkelanjutan,” ungkap Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Selain menjaga keamanan, patroli dialogis juga menjadi sarana memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kehadiran polisi yang aktif berdialog dinilai mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.
Polda Kepri menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru 2025/2026 tidak lepas dari sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat. Pola patroli dialogis ini diharapkan terus diterapkan sebagai bagian dari strategi pemeliharaan kamtibmas di Kepulauan Riau ke depan. ***














