BINTAN – Warisan budaya Melayu Mak Yong kini diabadikan menjadi nama dermaga utama di Kecamatan Mantang. Penamaan Dermaga Mak Yong tidak sekadar simbol, tetapi menjadi bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang telah hidup turun-temurun di tengah masyarakat.
Peresmian dermaga yang terletak di Desa Mantang Lama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan didampingi Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, Sabtu sore (21/2/2026).
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Bintan juga berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas budaya daerah.
Nama ‘Mak Yong’ bukanlah hal asing bagi masyarakat Mantang bahkan Kepulauan Riau dan dunia luar. Penamaan tersebut dipilih karena memiliki kedekatan historis dan emosional dengan masyarakat setempat.
Mak Yong merupakan seni teater tradisional masyarakat Melayu asli Mantang yang hingga kini tetap dilestarikan secara turun-temurun.
Keunikan Mak Yong di Mantang terletak pada penggunaan topeng serta tokoh khas bernama Awang yang menjadi identitas pertunjukan.
Keberadaan seni tradisi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, sehingga penyematan nama Mak Yong pada dermaga diharapkan mampu memperkuat identitas daerah.
Selain sarat makna budaya, dermaga yang baru diresmikan ini juga memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat Mantang.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan bahwa dermaga tersebut telah lama dinantikan masyarakat untuk direhabilitasi.
“Alhamdulillah, dermaga ini telah kita resmikan dan bisa digunakan seluruh masyarakat,” kata Roby.
Ia menegaskan bahwa perbaikan dermaga merupakan prioritas karena menjadi akses vital mobilitas warga.
“Masih banyak PR lain, fokus utama dan prioritas kita arahkan ke perbaikan dermaga utama yang menjadi akses vital. Sudah bertahun-tahun masyarakat menantikan untuk dermaga ini bisa dioptimalkan. Alhamdulillah bisa kita realisasikan dan semoga memberi manfaat bagi semuanya,” jelas Roby.
Dermaga Mak Yong kini dilengkapi bangunan ruang tunggu, kursi, pagar pembatas hingga toilet umum untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bintan pun berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Pesan kami, jaga dan rawat fasilitas ini. Ini milik kita bersama dan tugas kita bersama untuk menjaga agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkas Roby.
Dengan perpaduan antara fungsi infrastruktur dan nilai budaya, Dermaga Mak Yong diharapkan menjadi kebanggaan baru masyarakat Mantang dari generasi ke generasi. ***
















