GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Peringatan Hardiknas 2024, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Masyarakat Lompat ke Masa Depan Melalui “Merdeka Belajar”

×

Peringatan Hardiknas 2024, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Masyarakat Lompat ke Masa Depan Melalui “Merdeka Belajar”

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat menghadiri Peringatan Hardiknas 2024 di Lapangan Cipta Grand City Sagulung, Kota Batam. (Foto : Ist)
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama para guru penerima SK PPPK 2024. (Foto : Ist)

BATAM — Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024 di Lapangan Cipta Grand City Sagulung, Kota Batam, dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Acara ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan, termasuk peserta didik, tenaga pendidik, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan Tokoh Pendidikan Provinsi Kepri.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad membacakan amanat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Anwar Makarim. Dalam amanatnya, Mendikbudristek mengajak semua pihak terkait untuk terus melanjutkan perjalanan dalam profil pembelajaran Merdeka Belajar.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ansar Ahmad menyampaikan bahwa lima tahun terakhir merupakan waktu yang mengesankan dalam perjalanan di bidang pendidikan. Hal ini terkait dengan gerakan Merdeka Belajar yang memperkenalkan tantangan dan kesempatan baru untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Meskipun tidak mudah, Ansar menekankan pentingnya terus berjuang untuk melakukan transformasi sistem pendidikan.

“Lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan kami di Kemendikbudristek. Karena menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar. Dimana ini semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan di Indonesia,” ungkapnya.

Pandemi menjadi tantangan tambahan dalam perjalanan ini, mengubah proses belajar-mengajar secara drastis. Namun, pandemi juga memberikan kesempatan untuk mempercepat perubahan. Dengan gotong royong, Indonesia berjuang untuk pulih dan bangkit kembali. Perubahan dalam pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun melalui gerakan Merdeka Belajar.

“Padahal pada saat yang sama, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat. Dimana kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama,” jelasnya.

Ansar menegaskan bahwa perjuangan harus dilanjutkan sebagai bagian dari perwujudan visi sekolah yang diidamkan. Meskipun masa kepemimpinan Mendikbudristek berakhir, gerakan Merdeka Belajar tidak berhenti di situ. Semua pihak diminta untuk terus menggerakkan perubahan demi Indonesia yang lebih baik.

“Namun, ini bukanlah titik akhir dari gerakan Merdeka Belajar. Dengan penuh ketulusan, saya ucapkan terima kasih banyak atas perjuangan yang Ibu dan Bapak lakukan. Saya juga titipkan Merdeka Belajar kepada anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia makin baik lagi,” tutupnya.

Selain itu, dalam acara tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) PPPK kepada perwakilan guru serta SK kepada tenaga kesehatan.

Ada juga pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, guru berprestasi, sekolah penerima adiwiyata, tokoh industri, dan penyerahan bantuan personil peserta didik. Demikian pula, dilakukan penyerahan seragam pendidikan kepada siswa SMA/SMK/SLB se-Kepri. ***

(fik)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100