Gubernur Ansar: Langkah Strategis Menuju Tata Kelola Tambang yang Bersih dan Terbuka
TANJUNGPINANG – Kawasan Dompak di Kota Tanjungpinang menjadi sorotan nasional dengan digelarnya Launching dan Press Release Sisa Stockpile Bijih Bauksit pada Senin (28/7/2025). Acara ini menandai dimulainya upaya penertiban dan pemanfaatan sisa bauksit yang selama ini terbengkalai di berbagai titik di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dengan nilai material yang ditaksir mencapai Rp1,4 triliun.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus, yang sehari sebelumnya mendarat di Bandara Raja Haji Fisabilillah dan disambut oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Gubernur Ansar menyambut kehadiran Wamen Kemenko Polkam sebagai bentuk komitmen kuat pemerintah pusat dalam menata ulang tata kelola sumber daya tambang yang lebih akuntabel dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik kehadiran Wamen Kemenko Polkam RI di Tanjungpinang. Ini menjadi penanda kuat bahwa pemerintah pusat benar-benar hadir dan serius dalam pengawasan serta penataan kembali pengelolaan sumber daya tambang, khususnya bijih bauksit,” ujar Ansar.
Gubernur juga menekankan bahwa peluncuran sisa stockpile ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat kedaulatan nasional di sektor tambang.
“Kepri siap mendukung penuh langkah-langkah strategis pemerintah pusat dalam menata ulang tata kelola pertambangan. Kita ingin pastikan seluruh kegiatan di sektor ini berjalan sesuai koridor hukum dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambah Gubernur Ansar. ***













