– Peresmian Kantor Pengawas Sekolah, di Dabo Singkep.
SIJORIKEPRI.COM, Dabo Singkep — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir, mengatakan, kerjasama yang baik antara kepala sekolah, serta pengawas sekolah jenjang pendidikan SMA, SMK dan SLB sangat penting sekali. Menginggat jarak Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dengan sekokah yang menjadi kewenangan Disdik Kepri sangat jauh sekali.
“Pengawas dan Kepala sekolah SMA, SMK, SLB, harus bersinergi, untuk memajukan Dunia Pendidikan di Provinsi Kepri, dan Kabupaten Lingga khususnya, antara pengawas sekolah dan kepala sekolah tidak ada perbedaan dalam menjalankan tugas. Mereka sama, karena itu lah harus bersinergi,” kata Arifin, saat meresmikan Kantor Pengwas Sekolah SMA, SMK dan SLB, di Dabo Singkep, kemarin.
Dengan koordinasi yang baik, lanjut Arifin, sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk memajukan dunia pendidikan di Kepri, tujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kepri akan dapat diraih. Selama ini, SDM masyarakat di Lingga dan Kepri umumnya, belum dapat menyamai SDM daerah lain yang lebih maju, dimana sarana dan prasarana lebih baik.
Untuk itu, katanya lagi, Disdik Kepri di tahun 2017 ini fokus pada program pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), untuk menciptakan kenyaman proses belajar mengajar di sekolah.
“Dengan membangun RKB, diharapkan nantinya setiap kelas hanya berisi 20 orang siswa, karena selama ini satu lokal siswanya bisa mencapai 30 orang. Dan 30 siswa dalam satu kelas membuat kurang maksimal mengawasi dan membimbing anak,” terangnya.
Ditambahkan, terkait masih belum setaranya SDM yang dimiliki Kepri, khususnya Lingga, dengan kota besar lain, hal ini dapat dilihat pada penerimaan calon siswa Akademi Kepolisian (Akpol) baru-baru ini. Pada penerimaan tersebut, siswa yang diterima masuk Akpol di dominasi oleh putra luar Kepri.
“Sementara putra daerah Kepri, hanya satu dua orang yang diterima. Untuk itu, perlu peningkatan mutu pendidikan di Kepri,” pungkasnya. (SK-Pus)








