GESER UNTUK BACA BERITA
LINGGA

DPRD Kepri Percepat Pemulihan Pascabencana Lewat Sinergi Bersama Pemprov di Lingga

×

DPRD Kepri Percepat Pemulihan Pascabencana Lewat Sinergi Bersama Pemprov di Lingga

Sebarkan artikel ini
DPRD Kepri Percepat Pemulihan Pascabencana Lewat Sinergi Bersama Pemprov di Lingga
DPRD Kepri Percepat Pemulihan Pascabencana Lewat Sinergi Bersama Pemprov di Lingga. (Foto : DPRD Kepri)

LINGGA – Sinergi antara DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Provinsi Kepri terus diperkuat dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana. Melalui penyaluran bantuan sosial dan peninjauan langsung ke lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Tanjung Kelit, Kabupaten Lingga, langkah nyata tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. Komitmen itu diwujudkan dalam kunjungan lapangan yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, bersama Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Aziz Martindas dan Hanafi Ekra, turun langsung ke lokasi bencana didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, serta Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni. Kehadiran unsur legislatif dan eksekutif tersebut menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh perhatian dan dukungan yang dibutuhkan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak angin puting beliung. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan semangat bagi warga untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas setelah musibah.

Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung. Peninjauan dilakukan di sejumlah titik terdampak untuk melihat kondisi terkini di lapangan sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat sebagai bahan dalam mempercepat proses penanganan dan pemulihan.

Berdasarkan data yang dihimpun, angin puting beliung yang melanda Desa Tanjung Kelit pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 12.10 WIB mengakibatkan sedikitnya 81 rumah warga mengalami kerusakan, termasuk 14 rumah yang mengalami kerusakan berat. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Wakil Ketua I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menegaskan bahwa kehadiran DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kepri merupakan wujud komitmen untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak menghadapi masa pemulihan sendirian. Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar bantuan dan proses rehabilitasi dapat berjalan efektif.

“DPRD Kepri turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Desa Tanjung Kelit. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk tetap kuat, tabah, serta segera bangkit kembali setelah bencana ini,” ujarnya.

Dewi juga menilai bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh dukungan hingga proses pemulihan selesai. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD, dan seluruh unsur terkait terus diperkuat sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara cepat dan tepat.

Komitmen serupa disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lingga serta instansi terkait guna memastikan penanganan maupun pemulihan pascabencana berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Senayang. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai musibah.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara DPRD Kepri, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kabupaten Lingga, dan seluruh pemangku kepentingan, proses pemulihan pascabencana diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh. Sinergi tersebut sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam memastikan warga dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik. ***

(ADVERTORIAL DPRD KEPRI)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100