LINGGA (SK) — Kembali Kabupaten Lingga, melalui Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Lingga, mendapat bantuan hibah 820 karung beras dan 185 karung gula dari KPPBC Batam. Sebelumnya, Disperindagkop Lingga juga telah menerima hibah beras dan gula, dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepri.
Razwin Abdulah, Kepala Seksi Perdagangan dalam negeri, Disperindagkop Kabupaten Lingga, mengatakan, saat ini beras dan gula hibah tersebut, semuanya telah ada digudang dan sedang kita paket. Namun, prosesi serah terima belum dilaksanakan, dan masih menunggu kelanjutan dari Bea dan Cukai Batam.
“Beras dan gula telah kita masukkan ke gudang Setajam, dan saat ini sedang kita paket. Untuk disebar luaskan ke masyarakat, kita masih menunggu serah terima dari Bea dan Cukai Batam,” ungkapnya kepada Sijori Kepri, Selasa, (09/08/2016), diruang kerjanya.
Untuk kualitas beras, kata Razwin, tergolong baik dan masih layak untuk dikonsumsi, dengan persentasi 80 persen. Sementara gula, terlihat sedikit basah pada karung, namun kondisi juga masih layak. Tapi, dari 820 karung beras dan 185 karung gula tersebut, tentunya tidak semuanya bagus. Harus kita sortir dulu berapa yang masih layak, untuk kita distribusikan ke masyarakat. Setelah ada serah terima dan semuanya selesai di paket, segera di distribusikan ke seluruh masyarakat, di sembilan kecamatan Se-Kabupaten Lingga.
“Seperti sebelumnya, setiap paketnya akan berisi 5 kilo beras dan 2 kilo gula,” terangnya.
Diperkirakan, paket tersebut berjumlah 4 ribu, lanjut Razwin, namun, jumlah ini masih perhitungan awal. Sementara itu, Wakil Bupati Lingga menyarankan, untuk diadakan bazar dari paket sembako beras dan gula tersebut.
“Untuk paket itu, masyarakat hanya dikenakan biaya Rp 35 Ribu, sebagai ganti biaya transportasi, upah angkut dan pendistribusian ke seluruh kecamatan, yang ada di Kabupaten Lingga,” unggahnya. (SK-Pus)







