GESER UNTUK BACA BERITA
RELIGITANJUNG PINANG

Warga Gotong Royong “BANGUN SURAU ARAFAH”

×

Warga Gotong Royong “BANGUN SURAU ARAFAH”

Sebarkan artikel ini
Warga Perumahan Bandara Asri bersemangat bergotong royong menyelesaikan pembangunan Surau Arafah. (Foto : wak tung)
– Para Donatur Masih Diperlukan.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Warga Perumahan Bandara Asri bersemangat menyelesaikan pembangunan Surau Arafah. Semangat tersebut terlihat dari antusias warga bersama-sama bergotong royong membangun surau, Minggu, (01/04/2018).

Warga bahu membahu mengaduk semen dan mengangkat matrial. Sedangkan warga yang berprofesi sebagai tukang melakukan pekerjaan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pengurus Surau Arafah, Ustadz Munirul Ikhwan, mengatakan gotong royong dilaksanakan seminggu setiap pekan.

“Ini kita lakukan untuk memupuk kebersamaan. Sama sama membangun Surau Arafah,” katanya.

Surau yang terletak di Perumahan Bandara Asri, Km 13, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, ini dibangun dengan dana sebagian besar dari donatur. Untuk itu, dia berharap agar para donatur yang niat beramal jariah bisa berinfak untuk pembangunan surau.

“Bagi donatur dan dermawan dimana pun berada, kita berharap berkontribusi dalam pembangunan surau. Ini ladang amal kita,” kataya, didampingi ustadz Masrudin Sekretaris Surau.

Sementara itu, Ketua Tim Pembangunan Surau Arafah, Syaari, yang akrab dipanggil Endik, mengatakan, pembangunan saat ini baru mencapai kira-kira 50 persen. Pembangunan sampai selesai diperkirakan masih membutuhkan 150 juta.

“Kita masih butuh banyak lagi dana untuk menyelesaikannya, sementara dana belum mencukupi, apalagi bulan suci Ramadhan sudah dekat. Ramadhan kita rencanakan sudah dimanfaatkan,” katanya, saat ditemui di lokasi surau.

Dia masih bersyukur, karena warga ikhlas bergotong royong bekerja bersama, sehingga biaya dapat ditekan.

Di tempat yang sama, Koordinator wilayah, Perumahan Bandara Asri RT 03/RW 011 Kelurahan Batu IX, Awang, mengatakan, sebenarnya Surau Arafah adalah Fasilitas Umum yang pembangunannya merupakan wewenang pengembang.

“Namun saat dibangun, pengembamg tak sanggup menyelesaikannya, karena pailit, dan akhirnya dilakukan serah terima kepada warga, beserta pecahan sertifikatnya,” terangnya. (wak tung)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100