
TANJUNG PINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima audiensi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I yang baru, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, di Gedung Daerah, Kota Tanjung Pinang, Senin (17/2/2025).
Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan unsur pertahanan wilayah.
Letjen TNI Kunto Arief Wibowo resmi menjabat sebagai Pangkogabwilhan I sejak 7 Januari 2025, menggantikan Laksdya TNI Rachmad Jayadi.
Dalam audiensi ini, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi atas dedikasi TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga.
“Kami menyambut baik kehadiran Letjen TNI Kunto Arief Wibowo sebagai Pangkogabwilhan I yang baru. Sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI sangat penting, terutama dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan yang menjadi garda terdepan NKRI. Kami siap berkolaborasi dalam berbagai aspek, baik pertahanan, keamanan, maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.
Kepri memiliki posisi strategis sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Oleh karena itu, stabilitas keamanan di wilayah ini menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah dan TNI.
Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
“Kami siap bersinergi dengan Pemprov Kepri untuk memastikan keamanan dan ketertiban wilayah tetap terjaga. Selain itu, kami juga mendukung program pembangunan daerah yang selaras dengan kepentingan pertahanan negara,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam mendukung berbagai program strategis daerah, termasuk ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan pengawasan terhadap aktivitas maritim di perairan Kepri.
Pertemuan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan unsur pertahanan demi terciptanya wilayah Kepri yang aman, stabil, dan sejahtera. ***
















