GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Pelajar Kepri Akan Dibekali Penguatan Bahasa lewat Program KEMAS

×

Pelajar Kepri Akan Dibekali Penguatan Bahasa lewat Program KEMAS

Sebarkan artikel ini
Pelajar Kepri Akan Dibekali Penguatan Bahasa lewat Program KEMAS
Pelajar Kepri Akan Dibekali Penguatan Bahasa lewat Program KEMAS. (Foto : Ist)

TANJUNGPINANG – Pelajar di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan dibekali penguatan penggunaan bahasa Indonesia melalui Program Kesatuan Bangsa dan Politik Masuk Sekolah (KEMAS). Program ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menanamkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sejak usia sekolah.

Penguatan bahasa bagi pelajar tersebut akan dilaksanakan dengan melibatkan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, yang nantinya berperan langsung dalam memberikan edukasi serta sosialisasi penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Komitmen ini ditegaskan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, usai penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Balairung Raja Ali Kelana Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Rabu (28/01/2026).

Melalui Program KEMAS, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau akan ikut turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan dan penguatan penggunaan bahasa Indonesia kepada para siswa.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar dalam menggunakan bahasa Indonesia secara tepat, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, mengapresiasi langkah Pemprov Kepri yang proaktif melibatkan Kantor Bahasa dalam program KEMAS.

Menurutnya, sekolah merupakan ruang strategis untuk memantapkan penggunaan bahasa Indonesia, khususnya di daerah perbatasan seperti Kepulauan Riau.

“Momentum hari ini harus digunakan untuk semakin memantapkan penggunaan bahasa Indonesia di Kepri, karena Kepri berbatasan langsung dengan negara tetangga maka ini membutuhkan kerja sama yang baik antara semua pihak,” ujar Hafidz Muksin.

Selain penguatan bahasa melalui Program KEMAS, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau juga akan menyalurkan buku-buku bacaan bermutu ke sekolah-sekolah di Kepri pada tahun 2026. Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelajar dengan bacaan berkualitas sekaligus membiasakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Hafidz Muksin menilai dukungan literasi tersebut akan memperkuat pembinaan bahasa Indonesia di kalangan pelajar serta mendukung terciptanya generasi muda yang cakap berbahasa.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Provinsi Kepri memiliki tantangan tersendiri karena kondisi geografis kepulauan serta masyarakat yang heterogen dan berbatasan langsung dengan negara lain.

“Sebagai daerah yang masyarakatnya sangat heterogen dan beragam latar belakang, saya yakin bahasa Indonesia adalah perekat utama kita dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu kita wajib mensosialisasikan dan menggalakkan penggunaan bahasa Indonesia di masyarakat,” kata Ansar Ahmad.

Ia optimistis, melalui penguatan bahasa Indonesia di sekolah lewat Program KEMAS, pelajar Kepri akan tumbuh dengan kesadaran berbahasa yang baik sekaligus memiliki jati diri kebangsaan yang kuat. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100