GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Mengapa KURMA Jadi Event Ramadhan Andalan Kepri?

×

Mengapa KURMA Jadi Event Ramadhan Andalan Kepri?

Sebarkan artikel ini
Mengapa KURMA Jadi Event Ramadhan Andalan Kepri?
Mengapa KURMA Jadi Event Ramadhan Andalan Kepri?. (Foto : Kominfo Kepri)

TANJUNGPINANG – Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) kian diposisikan sebagai event Ramadhan andalan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Tidak sekadar bazar musiman, kegiatan ini dirancang sebagai program terpadu yang menyentuh langsung aspek ekonomi, pelayanan publik, hingga penguatan syiar keagamaan masyarakat.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa KURMA memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi umat sekaligus mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat selama bulan suci.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

β€œKURMA harus menjadi penggerak ekonomi umat. Kita ingin 500 UMKM yang terlibat benar-benar merasakan dampak perputaran ekonomi selama Ramadhan. Di saat yang sama, masyarakat juga mendapatkan kemudahan mengakses layanan pemerintah dalam satu kawasan yang tertata dan nyaman,” ujar Ansar.

Salah satu faktor yang membuat KURMA menonjol adalah konsepnya sebagai event terpadu. Dalam satu kawasan, masyarakat tidak hanya menemukan bazar UMKM, tetapi juga layanan publik, edukasi ekonomi syariah, promosi pariwisata, serta berbagai kegiatan religi.

Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan ekosistem Ramadhan yang lebih hidup sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Rangkaian KURMA 2026 sendiri telah diawali dengan Bazar Ramadhan sejak 20 Februari hingga 14 Maret 2026. Pembukaan resmi akan dilaksanakan pada 2 Maret 2026 di One Batam Mall, Kota Batam.

Keterlibatan sekitar 500 UMKM menjadi indikator kuat bahwa KURMA diarahkan untuk mendorong perputaran ekonomi rakyat. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap pelaku usaha lokal dapat memperoleh peluang pasar yang lebih luas selama momentum Ramadhan.

Selain bazar, dukungan juga diberikan melalui fasilitasi sertifikasi halal, edukasi literasi keuangan bersama Bank Indonesia dan OJK Kepri, hingga akses layanan perbankan yang tersedia langsung di lokasi kegiatan.

Penutupan KURMA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam Dua Belas, Tanjungpinang, yang direncanakan akan ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.

β€œMelalui KURMA 2026, kita ingin menghadirkan Ramadhan yang tidak hanya khusyuk secara spiritual, tetapi juga berdampak secara ekonomi. Inilah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam membangun ekonomi umat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” tutup Ansar. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100