TANJUNGPINANG – Penambahan jadwal pelayaran Marina Ferry rute Johor Bahru–Tanjungpinang mendapat sambutan positif dari pelaku industri pariwisata. Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Tanjungpinang menilai langkah tersebut akan semakin mempermudah akses wisatawan Malaysia untuk berkunjung ke ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.
Ketua ASITA Tanjungpinang, Sapril Sembiring, mengatakan perubahan jadwal pelayaran menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata yang tengah berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas perubahan jadwal Ferry dari dan ke Johor Bahru ini, dan kita akan terus berkoordinasi dengan teman-teman stakeholder pariwisata di Tanjungpinang, agar Tanjungpinang lebih mudah diakses dan meningkatkan kunjungan wisatawannya,” ujar Sapril, Jumat, 17 Juli 2026.
Menurut Sapril, kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat wisatawan, khususnya dari Malaysia yang merupakan pasar utama bagi pariwisata Tanjungpinang.
Ia menambahkan, ASITA akan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan pariwisata untuk mendukung promosi destinasi sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang.
Sapril juga mengungkapkan bahwa permintaan kunjungan wisatawan asal Malaysia saat ini menunjukkan tren yang semakin baik.
Menurutnya, wisatawan Malaysia umumnya tertarik menikmati wisata sejarah, budaya, kearifan lokal, kuliner, hingga berbelanja di Tanjungpinang.
Karena itu, ia menilai promosi pariwisata perlu terus diperkuat seiring pembenahan infrastruktur dan peningkatan kualitas destinasi agar pengalaman wisatawan semakin baik.
Penambahan jadwal Marina Ferry sendiri mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026. Frekuensi pelayaran yang bertambah diharapkan mampu mendukung peningkatan arus wisatawan Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura menuju Tanjungpinang. ***
















