GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Gudang Sei Raya Jadi Penopang Utama Stok Pangan Bulog Batam

×

Gudang Sei Raya Jadi Penopang Utama Stok Pangan Bulog Batam

Sebarkan artikel ini
Gudang Sei Raya Jadi Penopang Utama Stok Pangan Bulog Batam
Pemimpin Cabang Perum Bulog Batam, Guido XL Pereira. (Foto : KJK)

BATAM – Gudang Sei Raya di Kabupaten Karimun menjadi penopang utama ketersediaan stok pangan Perum Bulog Kantor Cabang Batam. Dari total cadangan pangan yang dikuasai Bulog Batam per 4 Februari 2026, sebagian besar tersimpan di gudang strategis tersebut.

Berdasarkan laporan persediaan pukul 08.00 WIB, total cadangan pangan Bulog Batam mencapai 3.239.582 kilogram atau setara 3.239 ton. Dari jumlah itu, stok beras medium yang tersimpan di Gudang Sei Raya tercatat sebanyak 2.420.000 kilogram, menjadikannya sebagai gudang dengan kapasitas terbesar dalam menopang ketahanan pangan wilayah Batam dan sekitarnya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Selain Gudang Sei Raya, Bulog Batam juga menyimpan beras medium di Kota Batam dan Tanjung Merah dengan total 884.860 kilogram. Sementara itu, cadangan beras premium yang dimiliki Bulog Batam tercatat sebesar 12.445 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap beras kualitas lebih tinggi.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Batam, Guido XL Pereira, menegaskan bahwa peran Gudang Sei Raya sangat strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya untuk wilayah Kepulauan Riau.

“Gudang Sei Raya menjadi salah satu tulang punggung kami dalam menjaga ketersediaan stok. Dengan kapasitas yang besar, distribusi pangan ke Batam maupun daerah sekitar dapat berjalan lebih terjamin,” ujar Guido XL Pereira, Kamis (5/2/2026).

Selain beras, Bulog Batam juga menguasai cadangan komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng sebanyak 84.006 kilogram, jagung 16.222 kilogram, serta stok gula dan telur ayam. Keberagaman cadangan ini memperkuat peran Bulog sebagai stabilisator pasar, terutama dalam menghadapi potensi fluktuasi harga.

Dalam rangka menjaga stabilitas harga, Bulog Batam juga telah melakukan penyaluran beras medium masing-masing sebanyak 1.250.000 kilogram di wilayah Batam dan Tanjung Merah, serta 250.000 kilogram di Kabupaten Karimun. Sementara distribusi beras premium tercatat sebesar 1.000.000 kilogram di Batam dan 250.000 kilogram di Karimun.

Distribusi tersebut merupakan bagian dari strategi intervensi pasar untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tetap terkendali, khususnya saat terjadi peningkatan permintaan masyarakat.

Guido menambahkan, dengan dukungan Gudang Sei Raya, Bulog Batam memiliki fleksibilitas dalam melakukan pengelolaan stok dan percepatan distribusi apabila diperlukan.

“Kami terus memantau kondisi pasar dan siap melakukan langkah stabilisasi kapan pun dibutuhkan. Gudang Sei Raya memberi kami ruang gerak yang lebih kuat dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Dengan stok pangan yang terjaga dan dukungan gudang strategis, Bulog Batam optimistis dapat terus menjalankan perannya dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi serta harga pangan tetap stabil di wilayah Kepulauan Riau. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100