Jakarta, Sijori Kepri โ Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Abdullah Azwar Anas, memimpin rapat percepatan penuntasan hal teknis terkait rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tenaga kesehatan, bersama Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana.
MenPAN Anas, mengatakan, perekrutan tenaga PPPK akan dilaksanakan jelang akhir bulan September 2022. Untuk itu, perlu diperkuat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan dan Pemerintah Daerah.
“Kita harus melipatgandakan kecepatan bekerja. Termasuk kita perkuat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan pemerintah daerah. Dalam satu sampai dua hari ini kita rapat dengan Menteri Kesehatan,โ kata MenPAN Anas, kemarin.
Saat ini, lanjut Anas, pemerintah sedang menyiapkan rekrutmen PPPK, termasuk untuk tenaga kesehatan, sebagai komitmen memperkuat salah satu bentuk pelayanan dasar bagi warga.
Tenaga kesehatan berperan penting dalam mendukung program prioritas Presiden Joko Widodo, seperti soal kemiskinan, berurusan dengan kesehatan. Juga yang pasti soal penurunan prevalensi stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, dan sebagainya.
โMaka kita harus bekerja cepat dan tepat. Karena soal tenaga kesehatan ini, kita bicara bukan hanya soal jumlah, tetapi juga sebarannya, pemerataannya/distribusi. Mengingat ada ketimpangan sebaran Nakes (Tenaga Kesehatan, Red), sehingga penataan tenaga kesehatan harus Indonesia Sentris,โ ujarnya.
Pada kesempatan itu, Anas juga menegaskan tentang pemetaan dan inventarisasi tenaga kesehatan non-ASN yang dilakukan pemerintah harus disampaikan secara transparan dan terbuka kepada masyarakat.
Sebagai solusi penataan tenaga non-ASN kesehatan, lanjutnya, pemerintah pun akan mempercepat validasi data, menyiapkan kebijakan afirmasi bagi tenaga non-ASN, serta mekanisme seleksi yang akan dilakukan.
โMisalnya soal afirmasi, diprioritaskan kepada mereka yang nanti dihitung dari masa kerja dan usia. Validasi data juga kita pastikan lagi, maksimal awal pekan ini sudah tuntas,โ pungkas Anas. (HUMAS MENPANRB)
















