GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Kembali ID42Ner Indonesia Bantu Korban Banjir di Tanjung Pinang

×

Kembali ID42Ner Indonesia Bantu Korban Banjir di Tanjung Pinang

Sebarkan artikel ini
Ketua Pelaksana Kegiatan, Aprianto (Fort 1047), didampingi Bendahara kegiatan, Hendri (Fort 2275) dan anggota Id42Ner Chapter Kepri, menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir di Jalan R H Fisabilillah, KM 8, Gang Garuda, Tanjung Pinang. (Foto : Ist)
Bendahara kegiatan, Hendri (Fort 2275), menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir di Jalan R H Fisabilillah, KM 8, Gang Garuda, Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Tanjung Pinang – Musibah banjir yang melanda Kota Tanjung Pinang diawal Januari 2021, yakni pada (02/01/2021) dan (10/02/2021) memunculkan empati bagi komunitas Fortuner Indonesia yang menamakan ID42Ner Indonesia, dengan memberikan santunan kepada korban di Jalan R H Fisabilillah, KM 8, Gang Garuda, Tanjung Pinang, Minggu, (10/01/2020), malam.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ketua Id42Ner Chapter Kepri, Rahim Hassan (Fort 1028), melalui Ketua Pelaksana Kegiatan, Aprianto (Fort 1047), mengatakan, ID42Ner Indonesia bukan hanya sekedar kumpul-kumpul dan turing saja, tetapi sebagai manusia yang memiliki sifat sosial, tetap memiliki empati terhadap masalah sosial di Indonesia.

“Untuk warga di Gang Garuda ini ada lima KK yang terdampak, sehingga kami bagikan sesuai kebutuhan yang sudah kami telusuri, agar tapat guna, seperti sembako, kompor gas, dan uang tunai,” kata Apri.

Bendahara kegiatan, Hendri (Fort 2275), menambahkan, sebelumnya ada 37 KK di Gang Perkutut yang sudah dibagikan, ditambah 5 KK di Gang Garuda.

“Total dari kedua lokasi yang dibagikan sesuai kebutuhan korban, yaitu Kasur 20, Kompor Gas lengkap dengan selangnya 15 unit, Bantal, Selimut dan Handuk 40,” kata Hendri.

Salah satu anggota, Nico (Fort 1405), menerangkan, pada kejadian banjir pertama Sabtu, (02/01/2021), lokasi Gang Garuda ini baru dimasuki satu kelompok relawan saja, dan belum ada pihak pemerintah yang turun.

Selain itu, warga menginginkan pembuatan parit di lokasi tersebut yang sudah diajukan lengkap dengan gambar, namun belum juga ada realisasi dari pemerintah.

“Itulah sebabnya dari awal kejadian banjir, pertama kami mempersiapkan turun kesini pada pagi, 10 Januari 2020. Namun Kebetulan banjir datang lagi, sehingga malamnya kami baru dapat ke lokasi untuk memberikan bantuan,” kata Nico. (R Rich)

E-Paper

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100