GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Yusril : Hayo Coba Berani Tidak “WAKO RUDI ROBOHKAN RUKO DIA”

×

Yusril : Hayo Coba Berani Tidak “WAKO RUDI ROBOHKAN RUKO DIA”

Sebarkan artikel ini

BATAM (SK) — Nampaknya, Penertiban kios liar yang tengah gencar-gencarnya dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam akhir-akhir ini di segala penjuru Kota Batam, tidak lah luput dari sorotan tajam berbagai kalangan masyarakat Kota Batam, termasuk para Aktifis LSM.

“Wah dengan ganasnya Tim terpadu Pemerintah Kota Batam menghancurkan kios-kios Kali Lima dimana-mana saja ya. Di bawah Perintah Langsung Walikota Rudi tentunya Hancur lebur semuanya tanpa ampun,” ujar Yusril, dari LSM Barelang, kemarin.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Pokoknya habis semua kios-kios kaki lima di buatnya. Tidak tanggung-tanggung, di seruduk pakai alat berat beko. Nah sekarang pertanyaannya adalah Berani tidak Walikota Batam si Rudi itu menghancurkan Ruko dia dan dia,” tambah Yusril.

Kios-kios yang telah berderet rapi dan mulai banyak di kunjungi masyarakat Kota Batam di Bundaran Tropicana, telah rata dengan tanah setelah di beko Tim Terpadu Pemerintah Kota Batam. Lalu Kios-kios Simpang Frangky dan juga kios-kios Simpang Kara.

Semua bangunan-bangunan itu rata dengan tanah, dalam kurun waktu yang teramat singkat. Tidak lah perlu waktu seharian untuk meratakan bangunan-bangunan tersebut, hanya butuh waktu satu atau dua jam saja. Sungguh sangatlah cepat waktu memang.

Tim Terpadu Pemko Batam Robohkan Kios Liar Simpang Kara.(Foto : Ndoro Ayu)
Tim Terpadu Pemko Batam Robohkan Kios Liar Simpang Kara. (Foto : Ndoro Ayu)

Semua mata terpaku memandang alat berat beko meluluh-lantakkan satu persatu bangunan-bangunan kios liar di depan pemiliknya, yang hanya bisa menangis sedih menyaksikan runtuhnya tempat berjualannya hancur lebur tiada ampun.

Di bawah pengawasan ketat Ratusan Tim terpadu, bangunan-bangunan itu di porak porandakan tanpa kata-kata lagi. Yang ada hanya diam dari semua-semuanya. Dan yang terdengar hanya, gedubrak-gedubruk, seketika bangunan pun runtuh.

Tentara Nasional Indonesia, Aparat KepoIisian, Direktorat Pengamanan BP Batam, dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Batam, terus mengawasi jalannya Penertiban. Semua pemilik kios hanya bisa menyaksikan kiosnya Hancur.

“Tuh disana tuuuuh. Banyak lagi yang harus di robohkan. Tuh Aladdin. Terus kenapa Glory Point tidak dirobohkan ya. Hayo coba berani tidak, Walikota Rudi robohkan ruko dia,” tanya Yusril, seolah menantang dan menunggu jawab Walikota. (SK-Nda)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100