GESER UNTUK BACA BERITA
KRIMINALRIAU

Melawan Petugas! Seorang Pria Tewas Ditembak di Pekan Baru

×

Melawan Petugas! Seorang Pria Tewas Ditembak di Pekan Baru

Sebarkan artikel ini
Empat pelaku Narkotika jenis Sabu seberat 276 Kg saat diamankan petugas dari Subdit I Direktorat Narkoba Polda Riau. (Foto : Ist)

PEKAN BARU – Seorang pengendali kurir Narkotika jenis Sabu berinisial RF tewas ditembak petugas kepolisian dari Subdit I Direktorat Narkoba Polda Riau lantaran melakukan perlawanan yang membahayakan petugas, saat ditangkap bersama bersama 4 (empat) orang rekannya di Jalan Rambutan, Pekan Baru, Provinsi Riau.

Dari penangkapan itu, petugas mendapatkan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat 276 Kg.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, mengatakan, pengungkapan kasus Sabu seberat 276 Kg ini berawal dari informasi yang diterima oleh Subdit I Direktorat Narkoba Polda Riau perihal adanya transaksi narkotika dalam jumlah besar.

“29 Januari 2023, Ditresnarkoba Polda Riau kembali menunjukan kinerja luar biasa. Tidak henti-hentinya melakukan pengungkapan. Baik menggunakan teknik-teknik didalam tindakan kepolisian, seperti control delivery, under cover buy, dan lainnya,” kata Kapolda, saat konferensi pers di halaman belakang Mapolda Riau, Rabu, 1 Februari 2023, lalu.

“Terbukti pada pukul 17.00 WIB di wilayah Kota Pekan Baru berhasil melakukan penyergapan, sekaligus upaya paksa kepolisian penangkapan, dan 1 dari 5 tersangka meninggal dunia,” tambah Kapolda Iqbal.

Disampaikan Kapolda lagi, bahwa pelaku tewas ditembak petugas karena berupaya melawan petugas dan bahkan sampai mengancam nyawa petugas.

β€œSatu dari 5 tersangka meninggal dunia karena melawan petugas dan mengancam nyawa petugas, sudah diperingatkan dengan tembakan tetapi berkali-kali meluncurkan kendaraannya kearah petugas. Kalau tidak diambil tindakan tegas dan terukur, akan membahayakan petugas. Ini adalah bentuk ancaman seketika dan kita harus menghentikan itu. Jika tidak, akan mengancam nyawa petugas atau nyawa masyarakat apabila mengancam petugas atau masyarakat selaku petugas kita wajib menghentikan,” tegas Iqbal.

“Kita kembangkan. Saya datang ke lokasi, saya apresiasi, saya perintahkan menangkap pelaku utama sampai ke jaringan inti,” pungkas Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, merincikan, tim yang mengorek informasi hari itu mendapat target operasi yang diinformasikan sedang berada di sekitar SPBU Jalan Arifin Achmad. 

“Dilakukan penyeldikan terhadap target operasi. Diperoleh informasi, diduga sebuah mobil pick up jenis Colt Diesel memuat kelapa, yang mana dibawahnya terdapat 14 karung narkoba,” ungkap Sunarto.

Mobil pembawa kelapa dengan muatan narkoba tersebut, lanjut Sunarto, kemudian berjanji untuk bertransaksi dengan sebuah mobil minibus di Jalan Rambutan, Pekan Baru. Tim kemudian meminta agar pembawa mobil kelapa tersebut menemui pria tersebut yang belakangan diketahui berisikan beberapa orang tersangka.

“Saat di lokasi pertemuan, tim berhasil menangkap beberapa orang. Salah satunya adalah AS alias GUS, dia sebagai koordinator yang mendapat perintah langsung dari DPO di Malaysia. Kemudian juga ada pengendali semua kurir saudara RF yang sudah meninggal,” pungkasnya. ***

(Luk)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100