LINGGA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga menargetkan pengawasan ketat terhadap ibu hamil (Bumil) sebagai langkah utama dalam menekan angka stunting yang mencapai 464 kasus pada tahun 2024.
Stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Untuk itu, Dinkes Lingga akan memperkuat asupan nutrisi bagi ibu hamil serta remaja putri guna mencegah kekurangan energi kronis yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan bayi.
Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Lingga, Rafles, menegaskan bahwa pemenuhan gizi selama kehamilan sangat penting untuk mencegah stunting sejak dini.
“Kami akan fokus pada pemberian nutrisi yang lengkap bagi ibu hamil serta suplemen vitamin penambah darah. Selain itu, perhatian juga diberikan kepada remaja putri sebagai langkah pencegahan dini terhadap kekurangan energi kronis yang bisa berdampak pada kehamilan di masa depan,” jelas Rafles.
Dinkes Lingga juga akan menggencarkan edukasi dan pendampingan bagi ibu hamil, termasuk pemeriksaan kesehatan berkala guna memastikan kondisi kehamilan yang optimal.
Langkah ini diharapkan dapat menekan angka stunting di Lingga dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah tersebut. ***














