
LINGGA – Kondisi jalan penghubung Pelabuhan Roro Penarik di Daik, Kabupaten Lingga, masih licin dan bertanah akibat hujan yang mengguyur beberapa pekan terakhir. Hingga Minggu (2/2/2025), banyak pengendara dan sopir ekspedisi mengeluhkan sulitnya melintasi jalan tersebut, yang menghambat mobilitas serta pengiriman barang.
Beberapa sopir ekspedisi mengaku harus berputar balik atau mencari jalur alternatif karena jalan yang sulit dilalui.
“Kesulitan akses ini membuat kami mengalami keterlambatan pengiriman barang. Hal ini tentu berdampak pada jadwal kerja dan kepuasan pelanggan,” ujar seorang sopir ekspedisi.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga, Yusdiandri, menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut telah masuk dalam daftar prioritas.
Namun, pelaksanaannya tertunda akibat defisit anggaran di tingkat provinsi sejak 2024.
“Perbaikan sudah diajukan sejak lama, namun karena defisit anggaran Pemprov, pekerjaan ini tertunda. Rencana perbaikannya akan dibahas kembali dalam Musrenbang tingkat kabupaten pada 4 dan 5 Februari mendatang,” jelas Yusdiandri.
Diharapkan hasil pembahasan Musrenbang nanti dapat menghasilkan solusi konkret agar akses jalan segera diperbaiki, sehingga aktivitas transportasi kembali lancar dan tidak mengganggu perekonomian masyarakat. ***
















