JAKARTA – General Manager PT Imbang Tata Alam (PT ITA), Kelik Rudi Suharya, menegaskan bahwa perusahaannya memiliki berbagai program pengembangan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Hal ini disampaikan Kelik saat menghadiri audiensi bersama SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
“Sebagai perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti, PT ITA memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap masyarakat sekitar,” ujar Kelik.
Menurut Kelik, PT ITA menjalankan berbagai inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya:
✅ Peningkatan kualitas infrastruktur desa, termasuk pembangunan dan perbaikan jalan.
✅ Bantuan pendidikan bagi anak-anak berprestasi dan kurang mampu.
✅ Pelatihan dan magang kewirausahaan di bidang peternakan dan pertanian.
✅ Dukungan dalam pengendalian bencana, seperti penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
✅ Penanganan stunting untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di daerah operasi perusahaan.
✅ Pengembangan desa wisata dan ekowisata sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemiskinan ekstrem.
Kelik juga menegaskan bahwa PT ITA siap berkolaborasi lebih erat dengan Pemkab Kepulauan Meranti guna mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
“Kami akan terus mendukung program pemerintah dengan menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di sektor ekonomi, pendidikan, dan lingkungan,” pungkasnya.
Dengan berbagai program yang telah dijalankan, PT ITA berharap bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus menciptakan dampak positif bagi pembangunan daerah. ***









