Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kepri (Kadis PMD Dukcapil Kepri), Drs H Sardison M.TP, mengatakan, total jumlah penduduk Provinsi Kepri pada semester I tahun 2021 sebanyak 2.055.278 jiwa.
“Yang mana, jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,08 persen atau 22.098 jiwa jika dibandingkan dengan semester II tahun 2020 lalu,” kata Sardison, saat menyampaikan rilis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, kemarin.
Dari total penduduk Provinsi Kepri tersebut, lanjutnya, jumlah penduduk laki-laki 1.046.446 jiwa dan penduduk perempuan Kepri sebanyak 1.008.832 jiwa.
“Sebaran penduduk Provinsi Kepri ini, terbesar terdapat di kota Batam dengan penduduk sebanyak 1.169.648 jiwa. Dan terkecil terdapat di Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 42.803 jiwa,” jelas Sardison.
Disampaikan lagi, bahwa untuk penduduk yang memiliki KTP Elektronik, ada 1.413.493 jiwa, dengan penduduk usia produktif (15-64 tahun) sebanyak 1.435.235 jiwa atau 69,83 persen dari total penduduk.
“Dan penduduk lanjut usia (diatas 65 tahun) sebanyak 3,34 persen,” ujar Sardison.
Menurut Sardison, penyampaian rilis secara bersamaan antara DPMD Dukcapil dan BPS Kepri ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan, bahkan mungkin yang pertama di Indonesia.
“Di momen yang berbahagia ini bertepatan dengan HUT RI ke 76 kami merilis data kependudukan Kepri secara bersama-sama. Momen pertama ini mudah-mudahan menjadi penanda bagi kemajuan Kepri dan daerah lainnya dalam memanfaatkan data untuk pembangunan,” harap Sardison.
Senada dengan Sardison, Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, juga mengatakan, rilis bersama ini merupakan yang pertama kali terjadi.
“Ini merupakan tindak lanjut dari rakor yang dilakukan di Bandung dan di Batam baru-baru ini,” ungkapnya. (Red)
















