TANJUNGPINANG β Pasar murah yang digelar dalam rangkaian Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026 menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Gurindam 12, Halaman Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, pada 2β8 Maret 2026 ini menghadirkan berbagai komoditas sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan bahwa pasar murah menjadi bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci.
βMomentum Ramadhan biasanya diikuti kenaikan permintaan bahan pokok. Melalui pasar murah ini, kita ingin membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga,β ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Beragam kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan tepung dijual dengan harga subsidi atau di bawah harga pasar.
Pemerintah daerah juga bersinergi dengan distributor dan pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman.
Pasar murah KURMA 2026 juga terintegrasi dengan bazar UMKM dan layanan publik terpadu, sehingga masyarakat dapat berbelanja kebutuhan Ramadhan sekaligus mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu lokasi.
Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga serta menjaga inflasi daerah tetap terkendali selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. ***
















