GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,89 Persen, Jauh Lampaui Nasional

×

Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,89 Persen, Jauh Lampaui Nasional

Sebarkan artikel ini
Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,89 Persen, Jauh Lampaui Nasional
Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,89 Persen, Jauh Lampaui Nasional. (Foto : Ron)

TANJUNGPINANG – Kinerja perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan capaian yang mengesankan. Pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat mencapai 7,89 persen, jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,39 persen.

Capaian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar dari Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Rakor itu dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam arahannya, Tito menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen. Namun Provinsi Kepulauan Riau mampu mencatatkan angka pertumbuhan jauh lebih tinggi.

“Hampir seluruh kabupaten dan kota di Kepri mencatat pertumbuhan ekonomi di atas angka nasional,” ujar Tito.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Kepulauan Riau berada dalam kondisi yang sangat baik dan memiliki daya tahan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti juga menilai perkembangan ekonomi di Kepulauan Riau sangat positif. Ia menyebut tren pertumbuhan ekonomi di provinsi ini terus menunjukkan peningkatan sejak kuartal II hingga kuartal IV tahun 2025.

Bahkan sebagian besar kabupaten dan kota di Kepulauan Riau mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata nasional.

“Selamat kepada Pak Gubernur atas kinerja pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. Tercatat lima kabupaten/kota di Kepri tumbuh di atas rata-rata nasional,” ujar Amalia.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di daerah kepulauan ini terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan rasa syukur atas kinerja ekonomi daerah yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.

“Kita bersyukur inflasi Kepulauan Riau masih terkendali dengan baik dan pertumbuhan ekonomi kita juga berada di atas rata-rata nasional. Ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang kita jalankan bersama mulai memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Ansar.

Ansar juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus memperkuat berbagai kebijakan ekonomi agar pertumbuhan daerah tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain menjaga stabilitas harga, pemerintah daerah juga akan terus meningkatkan koordinasi dengan kabupaten dan kota serta berbagai instansi terkait guna memastikan pembangunan ekonomi berjalan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kepulauan Riau. ***

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah. (Foto : Ron)
banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100