TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan pedagang dan pelaku UMKM yang direlokasi dari kawasan Taman Gurindam 12 tetap mendapatkan fasilitas pendukung untuk menjalankan aktivitas usahanya.
Selama menempati lokasi relokasi di Melayu Square, Anjung Cahaya, dan Tanah Merah, pedagang akan mendapatkan layanan listrik, air bersih, kebersihan sampah, serta keamanan fasilitas dengan biaya sebesar Rp300 ribu per bulan yang dikelola oleh BUMD.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan biaya tersebut lebih ringan dibanding pengeluaran sebelumnya yang menurut pengakuan pedagang mencapai lebih dari Rp400 ribu per bulan.
“Untuk layanan tersebut pedagang dan pelaku UMKM hanya dikenakan biaya Rp300 ribu per bulan, dan pengelolaan dilakukan oleh BUMD. Sebelumnya para pedagang mengaku mengeluarkan biaya lebih dari Rp400 ribu,” ujar Teguh, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, penyediaan fasilitas tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah agar para pelaku UMKM tetap dapat menjalankan kegiatan ekonomi secara nyaman meski berpindah ke lokasi sementara.
Pemerintah juga menyiapkan tenda serta berbagai fasilitas pendukung lainnya di titik relokasi sehingga aktivitas perdagangan dapat terus berjalan selama proses penataan lanjutan Taman Gurindam 12 berlangsung. ***
















