GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Buaya Bersarang di Parit Besar “PERUMAHAN BANDARA ASRI, BATU 13”

×

Buaya Bersarang di Parit Besar “PERUMAHAN BANDARA ASRI, BATU 13”

Sebarkan artikel ini
Warga RT 03, Doyok, Seno, Pono dan Jana, memegang buaya tangkapan yang belum dewasa, yang panjangnya lebih kurang 1.3 meter. (Foto : RT 03)
– Satu Tertangkap, Yang Lainnya Masih Buron.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Warga Perumahan Bandara Asri KM. 13, RT III/RW XI, Kampung Wonosari, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, dikejutkan dengan penangkapan seekor buaya di parit besar, yang berhampiran dengan perumahan warga, Rabu, (22/03/2017), malam.

Ketua RT setempat, Rony mengatakan, buaya tertangkap saat ada beberapa warga yang mancing selepas Shalat Isya, dan dengan menggunakan jaring, akhirnya salah satu buaya yang masih belum dewasa itu diamankan oleh Doyok, Seno, Pono dan Jana, yang merupakan warga setempat.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Yang tertangkap ini panjangnya sekitar 1.3 meter, adalah satu dari beberapa ekor, yang pernah dilihat warga. Diperkirakan induk dan anak buaya yang lain masih bersembunyi di rawa-rawa parit besar ini. Jadi sementara sekarang saya melarang warga yang sering mancing di parit besar itu, apalagi dimalam hari,” kata RT Rony, Kamis, (23/03/2017), pagi.

Koordinator Perumahan Bandara Asri, Syamsul, menceritakan bahwa, tak jauh agak ke hilir, di jembatan SDN 10 Sidomulyo, masyarakat juga melihat buaya yang sudah dewasa, kemudian dilempari.

“Ada yang di daerah hilir, ada yang ke arah hulu. Saya khawatir, yang di hulu beranak pinak hingga sampai keparit besar perumakan kami. Makanya kami mengharapkan ada bantuan untuk normalisasi dari pemerintah untuk pendalaman, agar tidak terbentuk rawa-rawa. Ditambah lagi, semenjak ada penimbunan di daerah hilir, permukaan air parit semakin tinggi dari sebelumnya. Kalau hujan lebat, air sudah mendekati perumahan. Ini memudahkan buaya-buaya itu naik kedarat, dan membahayakan keselamatan anak-anak kami yang bermain disekitarnya,” ungkap Syamsul.

Ditempat yang sama, Doyok, Seno, Pono dan Jana yang menangkap buaya itu sebelumnya, sudah memberitahukan kepada warga yang lain, namun mereka belum yakin.

“Penangkapan ini untuk membuktikan kepada warga, bahwa apa yang diceritakan sebelumnya tentang keberadaaan buaya di sekitar parit bukanlah cerita bohong. Buaya yang belum dewasa itu sementara kami amankan dulu di dalam tangki air ukuran besar, ” ungkap salah satu penangkap.

Ketua RW setempat, Sarman, saat dihubungi belum mengetahui kejadiannya, kemudian begegas untuk melihat buaya yang tertangkap tersebut. (SK-MU)

Ketua RT 03 Rony, Samsul, dan warga RT 03, saat bincang-bincang dengan Jurnalis Sijori Kepri

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100