GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Lis Ajak Semua Pihak “PERTAHANKAN ADAT ISTIADAT DAN BUDAYA MELAYU”

×

Lis Ajak Semua Pihak “PERTAHANKAN ADAT ISTIADAT DAN BUDAYA MELAYU”

Sebarkan artikel ini
Festival Penyengat Syawal Serantau 2017 ini dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang yang didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang, Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Ketua GOW Kota Tanjungpinang, Kepala BI Perwakilan Kepri, Asisten II Pemprov Kepri, Rektor UMRAH dan Tokoh Masyarakat Huzrin Hood, yang ditandai dengan pemukulan alat musik Rebana. (Foto : Dedi Yanto)

SIJORIKEPRI.COM — Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, beserta Sekertaris Daerah Kota Drs. Riono, M.Si dan Seluruh Kepala OPD, Camat, dan Lurah di Pemerintah Kota Tanjungpinang, menghadiri Festival Penyengat Syawal Serantau 2017, yang diadakan di Balai Adat Pulau Penyengat, pada Sabtu, (22/07/2017).

Festival Penyengat Syawal Serantau 2017 ini dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, yang didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Hj Yuniarni Pustokoweni SH, Ketua GOW Kota Tanjungpinang Juariah Syahrul, Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Reza Eka, Asisten II Pemprov Kepri Samsul Bahrum, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Syafsir Akhlus, beserta istri, dan Tokoh Masyarakat Huzrin Hood, yang ditandai dengan pemukulan alat musik Rebana.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Festival Pulau Penyengat ini berlangsung sangat meriah. Seni pencak silat dan tari persembahan ikut mengawali semaraknya festival carnaval tersebut.

Kegiatan-kegiatan Festival Pulau Penyengat yang diadakan di Balai Kota antara lain :
1. Pembukaan Road to Festival Ekonomi Syariah “Festival Pulau Penyengat Syawal Serantau”
2. Parade Malay Muslim Fashion
3. Pembukan Malay Culture Carnival Competition dan Hunting Foto Competition
4. Kompetisi Seni Budaya Melayu Khazanah Pantun Islami Melayu dan Khazanah Kompang Melayu
– Wisata Sejarah dan Religius
– Pertunjukan Seni Budaya Melayu
5. Pembukaan Perhelatan Akbar Wonderful Kepri Penyengat.

Lis Darmansyah, dalam sambutannya terlebih dahulu mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah memberikan perhatian penuh dalam kegiatan Festival Pulau Penyengat ini. Tak lupa, Lis mengajak semua pihak untuk selalu mempertahankan adat istiadat dan nilai-nilai budaya melayu.

Lis menjelaskan, balai adat nantinya akan dibangun kembali oleh Pemerintah Pusat, sehingga dapat menampung kegiatan wisata menjadi tempat momentum-momentum acara besar lainnya. Disamping itu, Pemko Tanjungpinang bersama Pemerintah Provinsi Kepri sudah mulai menata pelabuhan yang berada di depan Mesjid Sultan Penyengat. Tentunya ini berkat dukungan dari masyarakat pulau Penyengat dan Pemerintah Provinsi Kepri, papar Lis.

Lis berharap, 3 tahun kedepan pulau Penyengat sudah harus berhasil, karena ini termasuk wisata warisan dunia, dan tentunya ini menjadi magnet atau daya tarik pengembangan di pulau Penyengat. Ia juga menambahkan, di tahun depan pada tanggal 14-18 Februari akan diberlangsungkan acara penambalan sultan (penyematan gelar).

Setelah selesai sambutan, Lis kemudian menyerahkan cendra mata dan Kartu BPJS sebanyak 5000 program dengan total biaya Rp 540.000.000 (lima ratus empat puluh juta rupiah) dan selama 6 (enam) bulan ditanggung BPJS secara gratis, dengan biaya perbulan yang nilainya Rp16.800 (enam belas ribu delapan ratus rupiah), dan program keluarga harapan ini akan diberikan Kelurahan Penyengat.

Sementar itu, Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Reza Eka, mengatakan, terlaksananya acara Festival Pulau Penyengat ini berkat kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kepri (Kepulauan Riau) dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Ini merupakan titik balik untuk kebangkitan pulau penyengat,” katanya

Melalui festival ini, tambahnya, tentu dapat mendorong ekonomi pariwisata di Kota Tanjungpinang, agar nantinya Pemerintah tidak bekerja sendiri tetapi dengan semua pihak.

Gusti yakin, jika sinergi bersama potensi wisata pulau Penyengat bisa didorong kedepannya. Ini merupakan destinasi wisata halal, dalam rangka mengembangkan pariwisata Tanjungpinang di Kepulauan Riau. Negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand juga akan hadir dalam memeriahkan Festival Pulau Penyengat ini. Festival Carnaval ini tentunya Pemerintah Kota dan Provinsi Kepri mempunyai target untuk mendatangkan wisatawan, yaitu sebanyak 2,2 juta orang dalam satu tahunnya. (SK-DY/R)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100