GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik, Pengamanan Nasional Diperkuat

×

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik, Pengamanan Nasional Diperkuat

Sebarkan artikel ini
143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik, Pengamanan Nasional Diperkuat
143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik, Pengamanan Nasional Diperkuat. (Foto : Ca)

BATAM – Pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang, sehingga pengamanan nasional diperkuat melalui Operasi Ketupat Seligi 2026 yang melibatkan lintas sektor di seluruh Indonesia.

Prediksi tersebut disampaikan dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 di Lapangan Polda Kepri, Batam, Kamis, 12 Maret 2026. Apel ini juga dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam rangka memastikan pengamanan dan pelayanan berjalan optimal selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Apel gelar pasukan ini menjadi wujud komitmen dan sinergisitas seluruh pihak dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” demikian disampaikan dalam amanat Kapolri.

Meski jumlah pemudik tahun ini diperkirakan turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang, pemerintah tetap mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas di sejumlah titik, terutama jalur transportasi darat, laut, dan udara.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Ketupat 2026 secara terpusat. Dalam operasi tersebut, disiapkan sebanyak 2.746 pos pelayanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos PAM), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 343 Pos Terpadu.

Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat pengamanan, pelayanan, serta informasi bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran, termasuk untuk mendukung rekayasa lalu lintas dan penanganan kondisi darurat.

Selain pengamanan fisik, strategi komunikasi publik juga menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat dan akurat terkait kondisi lalu lintas, keamanan, serta layanan kepolisian selama perjalanan mudik.

Dalam amanat yang sama, Kapolri juga menyoroti situasi global yang saat ini mengalami eskalasi, termasuk konflik di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia, seperti kenaikan harga minyak dan pelemahan nilai tukar.

Namun demikian, pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari diplomasi internasional hingga penguatan kebijakan dalam negeri, guna menjaga stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga menjelang Lebaran.

Pemerintah juga memastikan ketersediaan energi tetap aman. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi mencukupi, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Melalui Operasi Ketupat 2026, diharapkan seluruh rangkaian mudik Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.

“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari terus tingkatkan soliditas dan sinergitas demi terwujudnya mudik aman dan keluarga bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda Kepri. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100