GESER UNTUK BACA BERITA
BATAMPOLITIK

Terkait Naiknya Tarif Listrik, “MASYARAKAT DEMO DPRD BATAM”

×

Terkait Naiknya Tarif Listrik, “MASYARAKAT DEMO DPRD BATAM”

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Batam, Demo DPRD Batam, terkait naiknya tarif listrik. (Foto : Ndoro Ayu)
– AMPL Desak DPRD Batam Surati Gubernur Kepri.

BATAM (SK) — DPRD Batam di demo masyarakat Batam, terutama masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPL), berjumlah kurang lebih lima puluhan orang, Senin, (06/03/2017).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

AMPL mendesak DPRD Kota Batam untuk menyurati Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, terkait kenaikan tarif listrik yang dianggap tidak sesuai dengan kemampuan masyarakat, yang telah disetujui DPRD Provinsi.

“DPRD Kota Batam harus mengirim surat resmi kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, sebelum dilakukan penelitian kesanggupan kepada masyarakat,” teriak Orator, Said Abdullah, di Halaman Kantor DPRD.

“Karena beliau berhak melakukan itu semua, dengan mengatasinamakan perwakilan masyarakat Batam. Kenaikan tarif listrik yang sudah disetujui oleh DPRD Provinsi itu, cacat prosedural dan hukum,” tambah Said lagi.

AMPL memandang dan menganggap, bahwa keputusan persetujuan anggota DPRD Provinsi Kepri terkait kenaikan tarif listrik cacat prosedural dan hukum, karena tidak ada keberpihakan kepada masyarakat Batam.

Anggota DPRD Batam Yudi Kurnain, menjawab keinginan atau aspirasi yang disampaikan AMPL dengan gamblang dan jelas, terkait kenaikan tarif listrik yang sempat meresahkah masyarakat Kota Batam tersebut.

Yudi menjelaskan kepada para pendemo, bahwasanya dalam kondisi sekarang DPRD Batam tidak lagi mempunyai wewenang, karena Otoritas kenaikan tarif dasar listrik berada pada DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

“Saya kewajiban moril menyampaikan disini, kondisi sekarang DPRD Kota Batam, dalam posisi mencatat, karena wewenang ada di Provinsi,” jelas Yudi Kurnain, kepada pendemo yang datang jelas tanpa keraguan.

Sementara itu, Kapolsek Batam Kota, Kompol Arwin, yang turut serta terjun ke TKP demo bersama anggotanya, menyampaikan bahwa gerakan AMPL itu sah-sah saja, selagi disampaikan dengan tertib, tidak anarkis.

“Ya selaku Kapolsek, dimana Kantor DPRD ini masuk wilayah hukum saya, ya siapapun yang ingin menyampaikan aspirasi, itu sah-sah saja dan silahkan, yang penting tertib, tidak anarkis, macem sekarang, ada Sekitar 50 puluhan personil,” tegas Kompol Arwin, kepada Pewarta Sijori Kepri. (SK-Nda)

 

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100