SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Asisten Administrasi Umum, Izwar Asfawi, membuka secara resmi Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Pemutakhiran Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Rabu, (18/10/2017).
Izwar Asfawi, mengatakan, pokja air minum dan Strategi Sanitasi merupakan dokumen perencanaan jangka menengah (5 tahun) yang disusun untuk memberikan arah pengembangan sanitasi. Di mana, kepedulian masyarakat dan peran pemerintah dalam mendukung kualitas lingkungan perlu ditingkatkan.
Lebih lanjut, Izwar Asfswi, menuturkan, strategi sanitasi ini adalah salah satu untuk menyelamatkan Kabupaten/Kota maka dipilihlah dua kategori yang akan dimutahirkan, yaitu kabupaten yang baru bergabung dan kabupaten/kota yang sebelumnya sudah dimutahirkan.
Menurut Izwar Asfawi, SSK yang tidak sesuai dengan ketentuan. harus di buang agar tidak ada keraguan dalam pengamatan data.
“Adapun 5 Kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Riau yang baru mengikuti program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), diantaranya Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Natuna, Lingga dan Karimun,” sebutnya.
Izwar Asfawi, berharap, pemutahiran ini kedepannya dapat berjalan dengan baik dan berkualitas.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Perencanaan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna, Munzuri, mengatakan, rapat dilaksanakan untuk mendapatkan informasi tambahan guna penyempurnaan dokumen SSK.
Dikatakannya lagi, SSK bertujuan untuk mendapatkan input dalam melengkapi temuan hasil pemetaan kondisi sanitasi, mendorong kesepahaman dan kontribusi dalam percepatan pembangunan sanitasi permukiman.
Munzuri, juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna berupaya membuang limbah cair domestik dan sampah untuk menjamin kebersihan dan lingkungan hidup sehat. Baik ditingkat rumah tangga, maupun dilingkungan perumahan.
Hadir dalam acara tersebut, Pokja Air Minum dan Sanitasi yang terdiri dari lintas OPD yaitu BPPPD, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, BPKPAD dan DPMPD. (SK-Nard)








