GESER UNTUK BACA BERITA
KARIMUN

Polres Karimun Bantu Biaya Pengobatan

×

Polres Karimun Bantu Biaya Pengobatan

Sebarkan artikel ini
Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK, mengujungi Landra Wiguna (23) yang diduga menderita sakit tumor otak di RSUD M Sani. (Foto : Taufik)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Polres Karimun Bantu Biaya Pengobatan 
-Penderita Sakit Tumor Otak.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

KARIMUN, SIJORIKEPRI.COM — Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK, bersama Kasat Reskrim Polres Karimun dan Kapolsek Balai Karimun, serta Kapolsek Tebing berkesempatan berkunjung Ke RSUD M Sani dan bersilaturrahmi dengan keluarga besar Eli Kristanto (59), yang mana putranya atas nama Landra Wiguna (23) yang diduga menderita sakit tumor otak. Sehingga sampai saat ini yang bersangkutan masih belum bisa berkomunikasi, Sabtu, (29/6/2019) sekira pukul 19.00 WIB.  

“Kami datang kesini juga masih dalam rangkaian Hari Bayangkara yang ke 73 tahun, dan dalam rangka bakti sosial, jadi kita bersama-sama dengan jajaran dan beberapa Kapolsek kita memberikan sedikit bantuan, agar yang bersangkutan menyelesaikan kewajibannya di rumah sakit, agar nantinya pada ujungnya tertangani secara yang terbaik dan segera mendapatkan BPJS,” ujar Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya SIK.

Dikatakan Hengky, termasuk dari Kabid Dokkes Polda Insya Allah besok pagi akan datang ke Karimun. Kabid Dokkes langsung dari Polda Kepri datang kesini dan melihat, serta membantu kelancaran membuat BPJS, mau pun administrasi yang lainnya.

“Karena saya juga menyampaikan amanah dari Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK, termasuk beliau menindaklanjuti amanah dari kapolda Kepri besok kesini,” jelas Kapolres Karimun.

Polri Peduli ini dalam rangka Hari Bayangkara ke 73 tahun, dengan bakti sosial ini mudah-mudahan yang tadi kita berikan dapat membantu.

Kita dari Polri, begitu tadi melihat aksi Pak Eli ke jalan dan memakai tulisan yang berbunyi, saya jual ginjal saya untuk pengobatan anak saya sakit tumor otak.

“Kami tanya kenapa bapak Eli tadi turun kejalan dan memakai tulisan seperti itu. Itu ide siapa ? Jawaban Pak Eli, itu ide saya sendiri, karena saya sudah kalut dan bingung melihat kondisi anak saya sudah satu bulan setengah, semakin hari semakin menurun kesehatannya,” terang Kapolres 

Eli bekerja kesehariannya  sebagai penjaga Mushola AL Hasan juga membersihkan Mushola tersebut. “Karena kalut, ia memiliki ide menulis seperti itu, menginginkan ada masyarakat Karimun yang peduli,” sambung Kapolres Karimun.

“Dan saya sudah sampaikan kepada Pak Eli dan ibu jangan khawatir Insya Allah dan yakin, masyarakat Karimun sangat besar simpatinya. Insya Allah dengan sekarang sudah di rawat di RSUD M Sani dan paling penting bapak dan ibu berdoa, dan saya yakin masyarakat Karimun sangat besar impatinya,” ungkap Kapolres.

Kemudian, Kapolres mengharapkan, secara administratif BPJS ini bisa cepat. Intinya bagaimana mendahulukan dan menyelamatkan nyawa seseorang.

“Harapan saya, Dinas terkait sesegera mungkin kita saling bersinergi untuk menyelamatkan adek kita saudara Erlanda. Sehingga menghilangkan rasa kegalauan dari kedua orang tuanya,” harapnya.

Dan orang tuanya bisa ada harapan. Dan pengharapan anaknya ada titik terang untuk bisa sembuh dan terobati. “Saya sangat prihatin dan bersimpati, maka dari itu tanpa menunggu tadi ada berita dari rekan-rekan,” ucap Kapolres.

“Saya melihat dan kita sangat merespon. Tanpa ada berita aja kita merespon, apalagi dengan adanya seperti ini, kita sangat merespon. Makanya tadi kita tanya kepada yang bersangkutan, itu ide dari dia sendiri dan berbuat seperti itu karena kalut dan bingung mau minta bantuan kepada siapa lagi. Kalau bukan kita yang akan membantu,” ujar Kapolres.

“Harapan saya mudahan-mudahan Dinas terkait dan masyarakat Karimun ada yang terketuk hatinya untuk menyatukan barisan bersinergi untuk membantu meringankan beban kedua orang tuanya. Seandai nya harus dirujuk ke Batam,” harap Kapolres.

Kita belum tahu lagi kita serahkan saja ke Dinas terkait nanti analisa dokter itu seperti apa. Apakah harus dirujuk ke Batam atau bagaimana secara kedokteran, nanti dari Dinas terkait dan dokter yang tahu apakah cukup disini atau dirujuk ke Batam.

“Mudah-mudahan apa yang jadi keputusan dari Dinas terkait atau dari dokter kesehatan semua elemen masyarakat bisa meringankan beban pikiran orang tuanya. Intinya yang bersangkutan sembuh dan sehat seperti biasa,” pungkas Kapolres Karimun. (Wak Fik)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100