GESER UNTUK BACA BERITA
LINGGA

SMPN 1 Singkep Minim Pendaftar “INI SEBABNYA”

×

SMPN 1 Singkep Minim Pendaftar “INI SEBABNYA”

Sebarkan artikel ini

LINGGA (SK) — Mudasir Zahid, Wakil Ketua II DPRD Lingga, minta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Lingga, agar turun kelapangan memantau Penerimaan Siswa Baru (PSB) di beberapa Sekolah Negeri, khususnya SMP Negeri. Hal ini dikarenakan saat dirinya melakukan sidak, ditemukan ada sekolah yang jumlah pendaftarnya menurun drastis dari tahun sebelumnya.

“Tentunya ini menjadi perhatian khusus, seperti SMP Negeri 1 Singkep, yang merupakan milik Pemerintah. Hingga hari ketiga, baru 70 orang siswa yang mendaftar. Sementara di SMP N 2 Singkep, yang mendaftar telah 2 ratus lebih,” ungkapnya, Rabu, (15/06/2016), disela-sela melakukan Sidak di beberapa sekolah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Diharapkan, ada solusi dari Dinas Pendidikan terkait hal ini, kata Mudasir, jika dibiarkan tentunya akan berdampak besar pada sekolah yang siswanya sedikit. Karena, sekolah tersebut sebelumnya cukup diminati, kualitas pendidikan di sekolah tersebut akan di pertanyakan. Selain itu, guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut, otomatis juga akan menjadi ancaman bagi karir mereka.

“Kita berharap agar sistim Rayon kembali diaktifkan, agar pembagian siswa di sekolah ini dapat terbagi,” terang pria yang juga akrab disapa Acin ini.

Setelah mengunjungi SMP Negeri 1 Singkep, Mudasir, langsung menuju ke SMP Negeri 2 Singkep, didampingi ketua UPTD Disdikpora Lingga. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Singkep, Sukirno, memaparkan, kenapa dirinya tetap menerima pendaftaran siswa tersebut, karena Dinas pendidikan sendiri tidak memberlakukan sistim rayon.

“Wali murid ingin anaknya bersekolah disini. Kami tentunya harus menerima selama ruang kelas kita masih cukup. Wali murid, tentu punya alasan ingin anaknya bersekolah di SMP Negeri 2 Singkep,” papar Sukirno, yang juga merupakan mantan Kepapala SMP Negeri 1 Singkep.

Rendahnya minat anak masuk ke SMP Negeri 1, menurutnya, karena kurangnya sosialisasi, dan penataan halaman Lingkungan sekolah yang tidak maksimal. Sehingga, sekolah tersebut terkesan tidak teratur. Selain itu, upaya untuk meningkatkan kualitas prestasi siswa juga minim di sekolah tersebut.

“Intinya harus ada pembenahan, dari segala lini. Evaluasi tentang disiplin guru, persoalan-persoalan di bawah, serta harus berani melakukan terobosan demi kepentingan sekolah,” unggahnya. (SK-Pus)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100