Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Ambrolnya tempat parkir pasar KUD Tanjung Pinang pagi tadi, menyisakan trauma bagi pengunjung dan pedagang, Sabtu, (05/03/2022).
Pasalnya, kejadian itu mengakibatkan sejumlah pengunjung dan kendaraan roda dua yang tengah terparkir ikut terjatuh ke laut.
Selain itu beberapa orang yang berada di lokasi tersebut mengalami luka akibat tertimpa runtuhan bangunan. Korban terluka akibat kejadian itu langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan.
Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma, setelah meninjau ambrolnya lokasi pasar tersebut, langsung menuju RSUD untuk melihat dan memastikan kondisi warganya.
Rahma menjenguk M Ilham putra, anak usia 5 tahun, warga Gang Pelita, Kelurahan Bukit Cermin, yang mengalami patah tulang pada jari kelingking dan jari manis. Ilham dirujuk ke RSAL untuk segera mendapat tindakan operasi tulang.
“Ini merupakan musibah bagi kita semua, tentunya tidak ada yang menginginkan keadian ini terjadi. Mudah-mudahan Ilham segera diberi kesembuhan, untuk penanganan akan segera dilakukan tindakan di RSAL,” ungkap Rahma.
Selain itu, Rahma juga menjenguk Fitriani, usia 24 tahun yang sedang hamil, dan terjadi luka memar pada bagian pipi dan lutut.
“Alhamdulillah ibu dan bayi dalam kandungan dalam keadaan sehat semua. Semoga kita semua selalu diberikan keselamatan dan dijauhkan dari musibah,” harapnya.
Melihat kondisi tersebut, Rahma langsung berinisiatif untuk membawa Fitriani ke RSUD Tanjung Pinang, agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ia meminta Fitriani untuk rawat inap dan memastikan kondisi bayi yang dikandungnya dalam keadaan sehat.
“Kalau di RSUD akan ada perawat dan dokter yang akan memeriksa. Kita berharap kondisi ibu dan bayi yang dikandungnya tetap dalam keadaan sehat, untuk itulah saya sarankan untuk dirawat inap,” pungkas Rahma. (mm)
















